detikcom
Selasa, 05/02/2013 06:13 WIB

Banjir Landa Bekasi, Jalan Penghubung Bekasi-Bogor Terputus

Rina Atriana - detikNews
Bekasi - Banjir akibat tanggung jebol serta luapan sungai Bekasi dan Cikeas masih menggenangi sebagian wilayah Bekasi. Akses jalan yang ikut tergenang adalah Jalan Raya Villa Nusa Indah yang menghubungkan Bogor dan Bekasi.

"Ada jalan yang terpotong (karena genangan), yaitu jalan Villa Nusa Indah yang tembus Pekayon atau Pondok Gede. Ini jalan penghubung Bogor dan Bekasi," kata Ketua Forum Tagana Bekasi Kota, Engkus Kustara, saat dihubungi detikcom, Selasa (5/2/2013).

Menurut Engkus, saat ini ketinggian air sudah mulai surut. Semalam tinggi maksimal 3 meter, namun sekarang tertinggi 1,5 hingga 2 meter.

Sebagin warga masih memilih untuk bertahan di lantai 2 rumahnya. Bagi warga yang rumahnya hanya satu tingkat, memilih untuk mengungsi ke Yayasan Sekolah Biner atau ke bangunan Bekas RPH yang masih berada di sekitar pemukiman warga.

"Kalau rumahnya gak ada tingkat, warga sudah mengamankan diri sejak jam 21.00 WIB. Mereka mengungsi di yayasan sekolah Biner dan
eks RPH kambing, di Kecamatan Jati Asih," ungkapnya.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(ahy/ahy)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
60%
Kontra
40%