Senin, 04/02/2013 19:36 WIB
Laporan dari Sofia
Barong Bali Promosikan Indonesia di Bulgaria
dok. KBRI Sofia
Festival ini merupakan acara terbesar tidak hanya di Bulgaria, tetapi juga di seluruh kawasan Semenanjung Balkan. Tahun ini festival dimeriahkan dengan workshop untuk anak-anak, workshop topeng, teater jalanan, konser, pameran, dan parade.
Selain melibatkan 100 grup tari dari kota-kota domestik di Bulgaria, festival tersebut juga diikuti oleh grup-grup tari dari berbagai tetangga, antara kain Serbia, Slovenia, Macedonia, Montenegro, Albania, Spanyol, Palestina, Aruba dan Indonesia melalui KBRI Sofia.
"Dibandingkan peserta lainnya, tim KBRI Sofia mendapat banyak perhatian dari masyarakat dan media massa setempat, karena mempertunjukkan budaya Indonesia yang dinilai sangat khas dan berbeda dengan peserta lainnya," demikian Fungsi Pensosbud KBRI Sofia Dina Martina kepada detikcom, Senin (4/1/2013).
Menurut Dina, penampilan Indonesia tersebut merupakan bagian dari keikutsertaan Tim Kesenian KBRI Sofia pada XXII International Festival of Masquerade Games 'Surva' di Pernik.
Penduduk kota Pernik tumpah-ruah menyaksikan karnaval di sepanjang jalan di pusat kota. Secara khusus, Ketua Pelaksana Festival, Kyril Manov, menyampaikan penghargaan tinggi atas partisipasi tim Indonesia yang telah menarik banyak perhatian penonton pada festival tahunan ini.
Di samping Barong Bali, tidak kalah menarik adalah tarian tunggal Topeng Pentul yang ditampilkan secara interaktif dengan penonton di depan Gedung Pusat Kebudayaan kota Pernik.
Gerakan kocak penari ditambah wajah topeng yang mengekspresikan tokoh lucu pada sendratari tradisional Jawa, membuat penonton tersenyum-senyum. Sesekali sang penari menunjukkan kebolehannya melakukan gerakan ala Gatot Kaca. Penari menutup tarian tersebut dengan pantomim.
Tim KBRI Sofia juga menampilkan tari-tarian Nandak Ganjen dan Renggong Manis yang dimainkan oleh tim kesenian Pesona Mawar Nusantara. Tim binaan KBRI Sofia ini melibatkan staf dan keluarga serta WNI di Sofia sebagai pemain musik dan penari, di bawah arahan Wahyudiarto, yang ditugaskan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk memberikan pelatihan tari selama 3 bulan di KBRI Sofia.
"Partisipasi tim kesenian KBRI Sofia pada festival ini cukup efektif untuk mempromosikan Indonesia, sebab festival ini telah menjadi salah satu event yang ditunggu-tunggu masyarakat kota Pernik dan kota lain di Bulgaria setiap tahunnya," pungkas Dina.
Sebelumnya menjelang festival dimulai, Dubes RI telah melakukan pertemuan dengan Walikota Pernik untuk membicarakan kemungkinan kerjasama di bidang kebudayaan dan ekonomi. Selain Dubes RI, juga hadir dalam festival tersebut dubes AS, Jepang dan Palestina.
Festival Topeng Internasional di Kota Pernik ini dibuka oleh Gubernor Pernik, Ivo Petrov, bersama- sama Walikota Pernik, Rosica Ianakieva dan President of the Federation of European Carnival Cities (FECC) Henk van der Kroon pada Jumat (1/2/2013) sore hari.
Pemerintah kota Pernik telah menyelenggarakan festival ini sejak 1966. Mulai tahun 1985 festival ini memperoleh status sebagai event internasional. Selanjutnya FECC menyatakan kota Pernik sebagai Ibu Kota Eropa untuk Festival Topeng pada 2009. (es/es)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
21 Mei 1998 Soeharto Tumbang, Apa Kabar Gelar Pahlawan?
480 share this. -
Kemendikbud Ajukan Anggaran Rp 829 miliar untuk Kurikulum 2013
458 share this. -
Kunjungi Longsor PT Freeport, Rombongan DPR Masuk Sampai Terowongan
415 share this. -
Pemerintah Siap Implementasikan Kurikulum 2013 Mulai 15 Juli
396 share this. -
Kepada Presiden Myanmar, Obama Minta Kekerasan Terhadap Muslim Dihentikan
379 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Selasa, 21/05/2013 10:42 WIB
Perawat Demo di DPR, Jalan ke Arah Slipi Ditutup
-
Selasa, 21/05/2013 10:38 WIB
6 Momen 'Duet Maut' Jokowi-Gita
-
Selasa, 21/05/2013 10:35 WIB
Alasan MA Tetap Menghukum Tokoh Syiah Madura yang Menodai Agama Islam
-
Selasa, 21/05/2013 10:25 WIB
DPRD DKI Panggil 16 RS yang Mundur dari KJS
-
Selasa, 21/05/2013 10:24 WIB
Bocah SD yang Diculik dan Diperkosa Ditolong Warga Dalam Kondisi Kritis
-
Selasa, 21/05/2013 09:29 WIB
Ini Penyebab NN Tega Memotong Kelamin Abdul di Pamulang
-
Selasa, 21/05/2013 09:04 WIB
4 Kisah Repotnya Cewek Cantik Balikin Hadiah Mewah Fathanah
-
Selasa, 21/05/2013 08:25 WIB
Luthfi Jelaskan Pushtun, Suku di Pakistan yang Wanitanya Terkenal Cantik
-
Selasa, 21/05/2013 09:54 WIB
Biadab! Bocah SD Usia 8 Tahun Diculik dan Diperkosa di Tasikmalaya
-
Selasa, 21/05/2013 07:34 WIB
Sinchan: Sex, Drugs, and Criminal
-
Selasa, 21/05/2013 08:25 WIB
Ini Kata PKS Soal Aliran Dana Fathanah ke Oknum Selain Luthfi
-
Selasa, 21/05/2013 08:44 WIB
Jokowi Tak Setuju Dirinya Difilmkan
-
Selasa, 21/05/2013 07:01 WIB
Misteri Rumah Irjen Djoko yang Berisi Banyak Uang Dollar
-
354 Komentar
-
234 Komentar
-
229 Komentar
-
210 Komentar
-
208 Komentar
-
206 Komentar
-
174 Komentar
-
162 Komentar
-
Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
ProKontra
Index »
Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal
Pro
Kontra
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,837.000
- Rp .000
MustRead
close
-
Selasa, 21/05/2013 09:22 WIB
4 Kisah Repotnya Cewek Cantik Balikin Hadiah Mewah Fathanah
-
Selasa, 21/05/2013 08:45 WIB
21 Mei 1998 Soeharto Tumbang, Apa Kabar Gelar Pahlawan?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








_5.gif)





Kenikmatan nasi goreng khas Indonesia juga tak bisa disangkal Mikhail Kouritsyn. Setiap mampir ke Indonesia, orang Rusia ini takkan lupa menyantapnya.
Dalam Forum Newsmaker Thomson Reuters di Singapura, beberapa waktu lalu, SBY lebih memilih pembangunan yang tak melulu tergantung pada sistem kapitalisme (pasar bebas) atau sosialisme (anti pasar). Jalan ketiga yang menjadi antithesis dari keduanya dianggap SBY lebih pas untuk konteks Indonesia.

