detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Jumat, 18/04/2014 02:34 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Senin, 04/02/2013 15:47 WIB

Tanaman Mirip Ghat 'Chatinone' 2 Ha di Baturaden Digaris Polisi

Arbi Anugrah - detikNews
Foto: arbi anugrah/detikcom
Banyumas - Polisi langsung mengecek begitu mendengar laporan adanya tanaman mirip Ghat atau Khat di Baturaden, Banyumas, Jateng. Agar tanaman tidak disalahgunakan, mereka memasang garis polisi di lahan seluas 2 hektare tersebut.

Tanaman itu terletak di sebuah lahan Dusun Munggangsari, Desa Karang Salam, Baturaden, Banyumas. Lahan dimiliki warga tapi statusnya disewa oleh orang keturunan Arab yang tinggal di Purwokerto selama 10 tahun.

Setelah mendapatkan laporan dari lembaga desa setempat, sejumlah polisi, termasuk Kapolres Banyumas AKBP Dwiyono, mendatangi lokasi, Senin (4/2/2013). "Karena itu, kita melalukan pengecekan terlebih dulu," kata ABKP Dwiyono.

Kapolres mengakui adanya kemiripan antara tanaman Ghat atau Khat dengan tanaman yang tumbuh subur di Baturaden. Namun untuk memastikannya, polisi membawa sampel tanaman ke Laboratorium Kriminal tentang legalitas daun.

"Sambil menunggu uji hasil sampel, kita pasang garis polisi," imbuhnya.

Sebelumnya, tanaman mirip Ghat atau Khat ditemukan di Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor. Pekan lalu, sebagian warga mencabuti tanaman tersebut karena takut terjerat hukum. Badan Narkotika Nasional (BNN) telah mengambil sampel untuk memastikan jenis tanaman.

Ghat atau Khat adalah bahan pembuat Chatinone, narkotika golongan I. Zat ini hanya boleh digunakan untuk kepentingan riset.


Seorang Balita Tercebur Ke Dalam Kuali Panas. Saksikan selengkapnya di "Reportase Pagi" pukul 04.30 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(arb/try)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
81%
Kontra
19%