detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Sabtu, 19/04/2014 01:14 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Senin, 04/02/2013 15:25 WIB

Tanaman Mirip Ghat 'Chatinone' Juga Ditemukan di Baturaden Banyumas

Arbi Anugrah - detikNews
Foto: arbi anugrah/detikcom
Banyumas - Selain di kawasan Puncak, Cisarua, Bogor, tanaman mirip Ghat atau Khat juga ditemukan di Baturaden, Banyumas, Jateng. Warga setempat menyebut teh Arab.

Tak tanggung-tanggung, tanaman dengan ciri berdaun kecil itu ditanam di lahan seluas 2 hektare. Menurut informasi, lahan itu milik warga setempat yang disewa warga keturunan Arab asal Purwokerto, Jateng. Lokasinya berada di Dusun Munggangsari, Desa Karang Salam, Baturaden, Banyumas.

"Saya tidak tahu itu tanaman apa. Katanya teh Arab. Sudah lama kayaknya. Yang biasa ke sini orang Arab, kadang datang sendiri, kadang sama temannya. Biasanya, sebulan sekali mereka datang dan memetik pucuknya dan dibawa pakai plastik kresek," kata Nani, warga yang rumahnya tepat di depan ladang, Senin (4/2/2013).

Kepala Dusun Munggangsari, Sisworo mengaku mengetahui jenis pohon tersebut setelah melihat media massa. Kemudian dia coba mencari tahu di internet mengenai ciri-ciri pohon tersebut.

"Saat melihat berita, saya merasa pernah melihat daun seperti ini. Lalu saya cek, kok sama persis. Di sini sendiri ada dua jenis tanamannya, ada yang warna hijau dan warna merah," kata Sisworo.

Sisworo menjelaskan, tanaman yang mirip Khat tersebut sengaja dilaporkan ke polisi karena dirinya khawatir anak-anak muda akan mengambil dan menyalahgunakan tanaman tersebut.

Dijelaskan Sisworo, lahan tersebut milik warga Desa Karangsalam dan sudah disewa selama 3 tahun oleh warga keturunan Arab asal Purwokerto. "Disewa selama 10 tahun dengan harga Rp 15 juta," ujarnya.

Lahan berada di ketinggian 700 mdpl. Hawanya sejuk. Di sekeliling lahan yang dipagar kawat terdapat permukiman, tanaman singkong, pisang dan sereh.

Pekan lalu, tanaman mirip Ghat atau Khat ditemukan di Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor. Sebagian warga mencabuti tanaman tersebut karena takut terjerat hukum. Badan Narkotika Nasional (BNN) telah mengambil sampel untuk memastikan keberadaan tanaman tersebut. Ghat atau Khat adalah bahan pembuat Chatinone, narkotika golongan I.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(arb/try)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
80%
Kontra
20%