Detik.com News
Detik.com

Senin, 04/02/2013 09:58 WIB

Eks Sniper AS di Perang Irak Tewas Ditembak Rekannya

Novi Christiastuti Adiputri - detikNews
Eks Sniper AS di Perang Irak Tewas Ditembak Rekannya Ilustrasi
Texas - Seorang mantan penembak jitu pada Angkatan Laut (Navy) Amerika Serikat (AS) tewas ditembak di tempat latihan menembak di Texas, AS. Pelaku penembakan diduga seorang veteran perang Irak yang mengalami gangguan kejiwaan.

Chris Kyle (38) dan seorang rekannya ditembak mati di sebuah tempat latihan menembak di Glen Rose, Texas, pada Sabtu (2/2). Demikian seperti dilansir AFP, Senin (4/2/2013).

Semasa masih bertugas di Navy AS, Kyle dikenal sebagai penembak jitu yang bertugas cukup lama, termasuk semasa perang Irak. Bahkan disebut-sebut, Kyle sudah mengeksekusi 150 orang dengan senapan sniper-nya. Setelah pensiun dari militer, Kyle membantu kelompok komunitas yang memperjuangkan hak-hak para purnawirawan militer AS.

Kyle juga pernah menulis memoir kehidupannya yang diberi judul "American Sniper: The Autobiography of the Most Lethal Sniper in U.S. Military History" yang menjadi salah satu buku terlaris. Dalam memoirnya, Kyle menceritakan pengalamannya semasa bertugas di Irak, terutama saat memerangi pemberontak di Ramadi dan Fallujah.

Kyle bahkan menyebut para militan Al-Qaeda yang menjadi target sasarannya sebagai 'The Devil'. Para militan di Irak memang tidak pernah berhasil melacak keberadaan Kyle, namun ternyata dia tewas akibat senapan mantan rekannya sendiri di situasi yang memperihatinkan, yakni di tanah air AS sendiri.

Kapten Jason Upshaw dari Kantor Sherrif Erath County menuturkan, pelaku penembakan telah berhasil diidentifikasi, yakni seorang marinir AS yang bernam Eddie Routh yang juga pernah bertugas di Irak. Menurut Upshaw, Kyle dan seorang rekannya yang membawa Routh ke tempat latihan menembak tersebut.

"Kita telah kehilangan dua pahlawan Amerika," ucap Upshaw kepada wartawan setempat.

Atas perbuatannya ini, Routh dijerat dua dakwaan pembunuhan oleh pengadilan setempat. Diyakini, Routh mengalami gangguang kejiwaan atau yang disebut post-traumatic stress disorder (PTSD). Namun motif penembakan ini masih belum diketahui pasti.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(nvc/nwk)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Advetorial Index »
  • Kamis, 21/05/2015 16:55 WIB
    Mas Achmad Santosa: Bu Susi Tak Mungkin Kebeli
    Mas Achmad Santosa: Bu Susi Tak Mungkin Kebeli Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menerapkan kebijakan radikal dalam pemberantasan illegal fishing. Sejumlah pihak yang merasa dirugikan berusaha mendongkel Susi dari posisi menteri. Ada yang menawarkan Rp 5 triliun agar Susi mundur.
ProKontra Index »

Ayah Pemerkosa Putri Kandung dan Bunuh 4 Anaknya Layak Dihukum Mati!

Sadriansyah, warga Sungai Kunjang, Samarinda, Kaltim tega memperkosa putri kandungnya dan membunuh 4 anak-anak sendiri saat masih kecil. Anggota Komisi VIII DPR Maman Imanulhaq berpendapat, Sadriansyah pantas dihukum mati karena menjadi ayah yang biadab. Bila Anda setuju bahwa hukuman yang setimpal bagi Sadriansyah adalah hukuman mati, pilih Pro!
Pro
89%
Kontra
11%