Senin, 04/02/2013 01:02 WIB

Tawuran Dua Kelompok Pemuda di Manado, 2 Orang Terluka

Asrar Yusuf - detikNews
Manado - Dua kelompok pemuda di dua kelurahan yang berbatasan langsung, Karame dan Wonasa Tengah, Kecamatan Singkil, Kota Manado, terlibat tawuran. Dua orang terluka akibat terkena sabetan parang dan ditusuk pisau badik.

Penyerangan dilakukan kelompok pemuda asal Kelurahan Karame, dengan mendatangi Kelurahan Wonasa Tengah dengan menggunakan batu dan senjata tajam seperti pisau dan parang. Aksi penyerangan ini diketahui warga Kelurahan Wonasa Tengah yang sudah berjaga di perbatasan kampung.

Tawuran pun tak terhindarkan. Dua kubu ini terlibat bentrok tepat di kompleks kantor kelurahan Karame, Minggu (3/2//2013) sekitar pukul 18.00 WITA. Sejumlah rumah dirusak dan dilempari batu. Warga memilih mengunci pintu dan berdiam diri di dalam rumah.

Dua korban, masing-masing Arman Patue (27) warga Kelurahan Wonasa Tengah, terkena sabetan parang di pergelangan tangan kirinya, sedangkan Fuad Rahmat (20) ditikam di bagian paha kanannya. Keduanya dilarikan ke Rumah Sakit Islam (RSI) Sitti Maryam Tuminting. Namun karena luka yang diderita cukup parah, keduanya dirujuk ke RSUP Prof RD Kandou Malalayang.

Sedikitnya, sekitar seratusan anggota polisi dari Polsek Singkil, Polsek Tuminting, Polsek Wenang, Polsek Pelabuhan, Patroli Rayon dan piket fungsi Polresta Manado diturunkan untuk mengamankan lokasi kejadian. Mereka berjaga-jaga di perbatasan kedua kelurahan, agar tidak terjadi serangan susulan.

Kapolsek Singkil Iptu Wiradi Setya Leksana ketika dikonfirmasi melalui Kanit Reskrim Aiptu Daryoko mengatakan ada dugaan penyerangan dilakukan pemuda Kelurahan Karame, berhubungan dengan kejadian penikaman pada malam sebelumnya yang dilakukan pemuda berinisial JE, warga Kelurahan Wonasa Tengah.

"Yang jadi korban warga Kelurahan Ternate Baru, tapi pelakunya membabi buta mengejar siapa saja saat itu, hingga terjadi aksi kejar-kejaran menggunakan pisau sampai Minggu dini hari,” kata Daryoko kepada detikcom.

Daryoko mengatakan, pihaknya telah bekerjasama dengan tim buser Polresta Manado untuk melakukan pencarian terhadap dalang terjadinya tawuran tersebut. “Masih dalam pengembangan, tapi kami sudah kantongi beberapa nama dan sedang dalam pengejaran,” jelasnya.


Ikuti sejumlah peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 12.45 WIB

(rmd/rmd)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
76%
Kontra
24%