detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Minggu, 20/04/2014 20:38 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Senin, 04/02/2013 01:02 WIB

Tawuran Dua Kelompok Pemuda di Manado, 2 Orang Terluka

Asrar Yusuf - detikNews
Manado - Dua kelompok pemuda di dua kelurahan yang berbatasan langsung, Karame dan Wonasa Tengah, Kecamatan Singkil, Kota Manado, terlibat tawuran. Dua orang terluka akibat terkena sabetan parang dan ditusuk pisau badik.

Penyerangan dilakukan kelompok pemuda asal Kelurahan Karame, dengan mendatangi Kelurahan Wonasa Tengah dengan menggunakan batu dan senjata tajam seperti pisau dan parang. Aksi penyerangan ini diketahui warga Kelurahan Wonasa Tengah yang sudah berjaga di perbatasan kampung.

Tawuran pun tak terhindarkan. Dua kubu ini terlibat bentrok tepat di kompleks kantor kelurahan Karame, Minggu (3/2//2013) sekitar pukul 18.00 WITA. Sejumlah rumah dirusak dan dilempari batu. Warga memilih mengunci pintu dan berdiam diri di dalam rumah.

Dua korban, masing-masing Arman Patue (27) warga Kelurahan Wonasa Tengah, terkena sabetan parang di pergelangan tangan kirinya, sedangkan Fuad Rahmat (20) ditikam di bagian paha kanannya. Keduanya dilarikan ke Rumah Sakit Islam (RSI) Sitti Maryam Tuminting. Namun karena luka yang diderita cukup parah, keduanya dirujuk ke RSUP Prof RD Kandou Malalayang.

Sedikitnya, sekitar seratusan anggota polisi dari Polsek Singkil, Polsek Tuminting, Polsek Wenang, Polsek Pelabuhan, Patroli Rayon dan piket fungsi Polresta Manado diturunkan untuk mengamankan lokasi kejadian. Mereka berjaga-jaga di perbatasan kedua kelurahan, agar tidak terjadi serangan susulan.

Kapolsek Singkil Iptu Wiradi Setya Leksana ketika dikonfirmasi melalui Kanit Reskrim Aiptu Daryoko mengatakan ada dugaan penyerangan dilakukan pemuda Kelurahan Karame, berhubungan dengan kejadian penikaman pada malam sebelumnya yang dilakukan pemuda berinisial JE, warga Kelurahan Wonasa Tengah.

"Yang jadi korban warga Kelurahan Ternate Baru, tapi pelakunya membabi buta mengejar siapa saja saat itu, hingga terjadi aksi kejar-kejaran menggunakan pisau sampai Minggu dini hari,” kata Daryoko kepada detikcom.

Daryoko mengatakan, pihaknya telah bekerjasama dengan tim buser Polresta Manado untuk melakukan pencarian terhadap dalang terjadinya tawuran tersebut. “Masih dalam pengembangan, tapi kami sudah kantongi beberapa nama dan sedang dalam pengejaran,” jelasnya.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(rmd/rmd)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%
MustRead close