Detik.com News
Detik.com
Minggu, 03/02/2013 16:43 WIB

Kasus Suap Daging Impor, KPK Pasti Punya Bukti Kuat

Ahmad Toriq - detikNews
 Kasus Suap Daging Impor, KPK Pasti Punya Bukti Kuat
Jakarta - PKS sempat mempertanyakan penangkapan Luthfi Hasan Ishaaq oleh KPK. Namun KPK diyakini tak asal tangkap dan telah memiliki bukti kuat.

"Saya meyakini KPK bukanlah lembaga yang berani asal menetapkan tersangka dan menangkap, pasti ada bukti kuat," kata pengacara Achmad Rifai.

Hal itu disampaikannya dalam diskusi Lembaha Penegakan Hukum & Strategi Nasional di rumah makan Bumbu Desa, Cikini, Jakarta, Minggu (3/2/2013). Diskusi ini dihadiri mantan pimpinan KPK Bibit Samad Rianto, Pendiri PKS Yusuf Supendi dan Pengamat Politik J Kristiadi.

Rifai menilai penangkapan yang dilakukan KPK terhadap Luthfi Hasan sudah sesuai prosedur. Rifai juga tak melihat adanya konspirasi dalam penetapan tersangka dan penangkapan Luthfi Hasan.

"Ini murni penagakan hukum," ujarnya.

Bila PKS melawan dengan menuding adanya konspirasi, hal itu diyakini malah akan memperburuk citrak PKS. PKS malah bisa makin terpuruk di 2014.

"Kalau berdasarkan fakta hukum ini dilawan poltik, maka ada banyak hal yang bisa disikapi. Akan lebih baik jika ini tak dilawan dengan politik," imbuhnya.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(trq/mad)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 23/02/2015 10:27 WIB
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif Wakil Kapolri Komjen Badrodin Haiti diusulkan Presiden Jokowi menjadi calon Kapolri. Komjen Badrodin mengakui masih banyak perbaikan yang perlu dilakukan di jajaran Polri. Dia juga dengan besar hati mengakui masih banyak penyimpangan yang perlu ditertibkan. Apa saja?
ProKontra Index »

MA Harus Turun Tangan Setop 'Sarpin Effect'!

Putusan hakim PN Jaksel Sarpin Rizaldi yang memperbolehkan status tersangka jadi materi gugatan praperadilan berpotensi menimbulkan kekacauan hukum di Indonesia. "MA harus menyetop. Segera batalkan putusan Sarpin. Kalau tidak, semua tersangka akan melakukan hal yang sama," jelas FH Unsoed Purwokerto, Prof Dr Hibnu Nugroho. Bila Anda setuju dengan Prof Hibnu, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%