detikcom
Sabtu, 02/02/2013 17:13 WIB

Hari ke-110 Jokowi

Kisah Jokowi dan Filosofi Pangku

Ahmad Juwari - detikNews
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) menganut filosofi pangku. Masyarakat Jakarta dibuat enak. Suara-suara jeritan warga juga selalu didengar Jokowi saat blusukan ke kampung-kampung Ibukota.

"Kita itu membaca lapangan, kita menganut filosofi pangku, masyarakat itu dipangku. Dipangku itu dienakkan, di depan. Mesti kan ada suara di kuping saya (ketika blusukan), misal ada Pak Camat belum ini, belum ini, tinggal catet ke Ivan, catet ke David (ajudan Jokowi)," kata Jokowi saat berbincang santai di Warung Sari Kuring SCBD, Jakarta Pusat, Sabtu (2/2/2013).

Dalam kesempatan itu, Jokowi juga bercerita seputar relokasi warga di pinggiran Waduk Pluit. Ia berharap tidak terjadi kekerasan saat memindahkan warga korban banjir.

"Kita juga kan mindahin warga di Waduk Pluit. Jangan sampai gesekan dengan kita, jangan sampai kres. Jadi pindah, nggak ada ramai-ramai (gesekan). Biasa-biasa. Nggak perlu ramai-ramai. Ini juga namanya intervensi sosial, bukunya ada, ilmunya ada," ujar suami Iriana ini.

Solo juga seperti ini, Pak? "Iya," jawab Jokowi.

Intervensi sosial itu teorinya siapa, Pak? "Dari Prof Sarlito," jawab Jokowi lagi.

Jokowi selanjutnya melakukan blusukan ke kawasan Pluit.




Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(aan/ndr)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
74%
Kontra
26%