Sabtu, 02/02/2013 15:11 WIB

Kubu Ilham-Aziz Gugat Hasil Pilkada Sulsel ke MK

Muhammad Nur Abdurrahman - detikNews
Makassar - Kubu Cagub-Cawagub Ilham Arief Sirajuddin-Aziz Qahhar Mudzakar akan menggugat hasil ketetapan KPUD Sulsel yang memenangkan Cagubi-Cawagub Incumbent, Syahrul Yasin Limpo-Agus Arifin Nu'mang dengan raihan suara 2.251.407 atau 52,42 persen.

Hal ini dinyatakan Ilham yang didampingi Biro Hukum DPP Demokrat, Deden Supriyadi, dalam jumpa persnya di sekretariat timnya, di jalan Batu Putih, Makassar, sabtu siang (2/2/2013).

"Kami menyatakan sikap tidak menerima hasil ketetapan tersebut, dengan catatan kami akan gugat ke MK, bagian penegakan demokrasi yang lebih baik, berdasarkan hasil kajian tim kami di 24 kabupaten-kota di Sulsel, kami menemukan bukti-bukti adanya kecurangan terstruktur, sistematis dan massif," ujar Ilham.

Dari hasil pengumpulan bukti-bukti di 24 kabupaten dan kota, timnnya menemukan adanya penyimpangan-penyimpangan dengan memobilisasi aparat birokrat yang berhasil mempengaruhi hasil perolehan suaranya.

Ilham rencananya akan melayangkan surat gugatan ke MK, senin mendatang (4/2/2013). Ilham menyebutkan upaya gugatan hasil Pilkada merupakan bagian dari tahapan proses Pilkada dan pendidikan politik bagi warga.

Dalam penetapan hasil Pilkada, 31 Januari lalu, KPU mengumumkan raihan suara bagi Ilham-Aziz sebanyak 41,57 persen atau 1.785.580 suara.

"Kami tegaskan bahwa perjuangan kami belum berakhir, masih ada langkah-langkah yang kami lakukan, kami meminta pada para pendukung kami agar ikut menjaga ketentraman di Sulsel untuk tetap kondusif," pungkas Ilham.


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(mna/ndr)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
42%
Kontra
58%