detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Minggu, 20/04/2014 20:32 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Sabtu, 02/02/2013 14:22 WIB

Kepergok Tidur Saat Memimpin Sidang, Hakim Rusia Mundur dari Jabatan

Novi Christiastuti Adiputri - detikNews
Yevhgeny Makhno (news.com.au)
Moskow - Seorang hakim di Rusia kepergok tertidur saat memimpin suatu persidangan. Aksi tak profesional sang hakim ini terekam kamera. Akibatnya, hakim ini pun mengundurkan diri dari jabatannya.

Rekaman video ini diambil saat persidangan pada Juli 2012 lalu di Blagoveshchensk, namun baru diunggah secara online pada Januari lalu. Dalam rekaman video tersebut, terlihat tingkah laku hakim bernama Yevhgeny Makhno tersebut.

Awalnya, hakim Makhno terlihat mengangguk saat pengacara terdakwa menyampaikan argumen dalam persidangan. Beberapa saat kemudian, Makhno terlihat sudah mengubah posisi duduknya. Dia duduk dengan posisi merosot di kursi dengan kepalanya disandarkan di salah satu sisi kursi.

Masih dalam video tersebut, terlihat Hakim Makhno yang menjatuhkan vonis kepada terdakwa, yang terjerat kasus penipuan bisnis. Makhno menjatuhkan hukuman 5 tahun kerja paksa kepada terdakwa. Demikian seperti dilansir mirror.co.uk, Sabtu (2/2/2013).

Video ini beredar luas di masyarakat dan menuai kritikan tajam bagi sistem peradilan di Rusia, yang sebelumnya sangat dihormati. Publik pun merasa marah dengan tingkah laku hakim Makhno tersebut.

Melihat reaksi keras pubik, hakim Makhno akhirnya mengundurkan diri. "Panel Kualifikasi Hakim menerima pengunduran diri Makhno dari posisinya," jelas hakim regional Valentina Pozharskaya kepada kantor berita RIA Novosti.

Namun diketahui bahwa, Makhno akan bisa kembali menjabat jika dia kembali mengikuti ujian kualifikasi hakim.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(nvc/fjp)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%
MustRead close