detikcom
Sabtu, 02/02/2013 14:01 WIB

Skandal Mencontek Massal, 60 Mahasiswa Harvard Kena Skorsing

Novi Christiastuti Adiputri - detikNews
Ilustrasi
Massachusetts - Sungguh memalukan! Sekitar 60 mahasiswa dari salah satu universitas paling bergengsi di Amerika Serikat (AS), Harvard University ketahuan curang saat ujian akhir. Mahasiswa-mahasiswa ini pun dikenai sanksi skorsing, sementara pihak kampus melakukan penyelidikan.

Media kampus setempat, Harvard Crimson, mengutip pernyataan Dekan Fakultas Ilmiah dan Seni, Michael Smith yang mengatakan, sebagian kasus ini telah diselidiki oleh otoritas kampus. Kasus mencontek massal ini disebut-sebut terjadi tahun 2012 lalu.

Beberapa mahasiswa yang diduga terlibat disebut-sebut mengambil jurusan Fashion. Pihak Harvard sendiri enggan memberi penjelasan lebih lanjut soal kasus ini. Demikian seperti dilansir AFP, Sabtu (2/2/2013).

Skandal menyontek massal ini terungkap ke publik pada Agustus 2012 lalu. Saat itu, dilaporkan sekitar 125 mahasiswa Harvard saling mencontek ketika mengikuti ujian akhirnya. Saat itu, pihak kampus menyatakan adanya sejumlah mahasiswa yang melakukan tindakan tidak terpuji.

"Mereka mungkin telah saling mengkolaborasikan jawaban secara tidak layak, atau saling menyalin jawaban teman sekelasnya, pada ujian akhir," demikian pernyataan pihak kampus.

Harvard University yang terletak di Cambridge, Massachusetts ini dikenal sebagai salah satu universitas paling bergengsi di dunia. Setiap mahasiswa yang belajar di universitas ini bukan mahasiswa biasa. Mereka bahkan harus membayar uang kuliah sebesar US$ 63 ribu (Rp 611 juta) per tahun.


Korban salah tangkap dibakar hidup hidup dan ditembak agar mengakui tuduhan. Saksikan "Reportase Sore" TRANS TV tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(nvc/fjp)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Kebijakan Ahok Larang Pemotor Masuk HI Digugat

Kebijakan Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok yang melarang kawasan HI hingga Medan Merdeka Barat akan digugat. Kebijakan itu dinilai diskriminatif. Bagaimana menurut Anda? Bila Anda setuju kebijakan itu digugat pilih Pro. Bila tidak setuju kebijakan itu digugat pilih Kontra.
Pro
51%
Kontra
49%