Sabtu, 02/02/2013 04:01 WIB

Selamatkan Pacar, Mahasiswa UGM Malah Tenggelam di Pantai Gunungkidul

Muhammad Afifi - detikNews
Halaman 1 dari 2
Gunungkidul - Perjalanan cinta Prama Wahodi (20) dan Masitah Hayati (20 ) dua mahasiswa di Yogyakarta harus berakhir tragis. Keganasan gelombang laut selatan di Pantai Drini Gunungkidul membuat keduanya harus berpisah selamanya.

Prama Wahodi yang merupakan yang mahasiswa Kedokteran Hewan Universitas Gajah Mada (UGM) tewas setelah terseret ombak di pantai yang berada di Desa Banjarejo Kecamatan Tanjungsari, Jumat (01/02/2013).

Ironisnya, korban tenggelam justru saat berusaha menyelamatkan Masitah Hayati mahasiswi Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta yang lebih dulu terseret ombak.

"Dari keterangan pacarnya (Masitah) korban awalnya berniat menolong, tapi malah terseret ombak", kata Kasat Pol Air Polda DIY, AKP Irianto yang ikut mengevakuasi korban.

Infromasi yang dihimpun detikcom, peristiwa bermula saat dua sejoli ini tiba di Pantai Drini sekitar pukul 17.00 WIB. Disenja temaram itu keduanya mandi di deburan ombak. Baru sesaat berbasah-basah, tiba-tiba ombak besar menerjang Masitah hingga membuatnya terseret ketengah.

Melihat tambatan hatinya dalam bahaya, Prama berenang mengejar hingga ia berhasil meraih tangan Masitah.

"Setelah berhasil selamat keduanya berusaha menepi dan berjalan di air beriringan dengan posisi cewek ada didepan. Tapi belum sampai ketepi, tiba-tiba datang lagi ombak besar dan justru menggulung Prama", ujar Irianto.Next

Halaman 1 2

Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(rvk/rvk)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
41%
Kontra
59%