Detik.com News
Detik.com
Sabtu, 02/02/2013 02:02 WIB

Hujan Deras Guyur Jakarta Malam Ini, Pengendara Diimbau Waspada!

Rivki - detikNews
Hujan Deras Guyur Jakarta Malam Ini, Pengendara Diimbau Waspada! Ilustrasi/detikcom
Jakarta - Hujan deras mengguyur kawasan sebagian besar kawasan ibu kota pada malam ini. Hujan yang sebagian mengguyur wilayah Jakarta Selatan tersebut disertai dengan angin yang cukup kencang. Pengendara diimbau hati-hati saat berkendara.

Informasi dari TMC Polda Metro Jaya, Sabtu (2/2/2013), pukul 02.00 WIB, hujan mulai mengguyur sejak pukul 01.30 WIB. Jalanan Jakarta yang belum mulus akibat dilanda banjir bulan lalu, membuat pengendara harus ekstra waspada.

"Sebagian wilayah DKI Jakarta sudah mulai diguyur hujan, pengguna jalan dihimbau berhati-hati," tulis akun Twitter TMC Polda Metro Jaya.

TMC menginformasikan, hujan mengguyur daerah Semanggi, Kuningan dan Senayan. Hujan deras yang mengguyur daerah tersebut juga disertai angin kencang.

"Kawasan Semanggi, Kuningan, Senayan dan sekitarnya diguyur hujan cukup deras, pengguna jalan dihimbau berhati-hati," terang TMC.

TMC Polda Metro Jaya mengimbau agar pengendara harus waspada karena jarak pandang sangat terbatas. "Sebagian wilayah Jaksel mulai diguyur hujan. Tetap hati-hati, waspadai jarak pandang terbatas, banjir, pohondan papan reklame tumbang," jelas TMC.


(rvk/spt)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%