detikcom
Sabtu, 02/02/2013 00:01 WIB

Fajar, Bocah Penderita Tumor Hati di Cilacap Butuh Bantuan

Arbi Anugrah - detikNews
Halaman 1 dari 2
Fajar, Bocah Penderita Tumor Hati (Arby/detikcom)
Cilacap - Fajar Handayani (5), bocah perempuan pasangan Bawor Huldiyanto dan Kuwatini warga Jalan Swadaya Rt 9/ Rw 3 Tambakreja, Kecamatan Cilacap Selatan, Jawa Tengah hanya mampu terbaring lemas menahan sakit di tempat tidur akibat penyakit tumor hati yang terus menggerogoti tubuhnya.

Anak ke tiga Bawor dan Kuwatini yang baru masuk PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) ini sangat memprihatinkan, dia hanya mampu tidur telentang akibat benjolan di bagian perut yang terus membesar hingga membuat tubuh mungilnya terlihat kurus dan ringkih.

"Dalam tiga bulan, berat tubuhnya menyusut drastis, mungkin karena benjolan di perutnya yang terus membesar," kata Bawor, Ayah Fajar kepada wartawan, Jumat (1/2/2013).

Bawor yang sehari-hari bekerja sebagai tukang becak, kini hanya bisa pasrah melihat kondisi anaknya tersebut, lantaran ia tidak memiliki dana lagi untuk mengobati penyakit yang diderita putrinya itu. Sementara sang istri yang bekerja sebagai buruh cuci, sudah lebih dari tiga bulan ini berhenti bekerja karena harus selalu menemani Fajar.

"Penghasilan saya narik becak hanya 30 Ribu per hari, itupun kadang tidak dapat sama sekali. Sedangkan ibunya mendapatkan Rp 400 Ribu per bulan sebagai buruh cuci, tapi sudah tiga bulan ini tidak bekerja karena harus ngurus dia," jelasnya.

Menurut dia, sakit yang diderita Fajar bermula sekitar tiga bulan lalu saat Fajar mengadu bahwa dirinya baru saja jatuh dalam posisi tengkurap di sekolahnya. Satu minggu kemudian, tubuhnya sering mengalami panas tinggi, dan seiring bergantinya hari, perut Fajar terus membesar hingga terlihat urat-urat di kulit perutnya.

"Awalnya kami pikir panas biasa, tapi lama-lama perutnya terus membesar sampai sekarang," ujarnya.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(arb/rvk)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
45%
Kontra
55%