Detik.com News
Detik.com

Jumat, 01/02/2013 21:21 WIB

Gaji Ketua KPU Rp 23 Juta, Naik 2 Kali Lipat Dari Periode Sebelumnya

Mega Putra Ratya - detikNews
Gaji Ketua KPU Rp 23 Juta, Naik 2 Kali Lipat Dari Periode Sebelumnya
Jakarta - Presiden SBY telah meneken Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 11/2013 tentang Kedudukan Keuangan Ketua dan Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU), KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota. Dalam Perpres tersebut disebutkan besaran uang kehormatan (gaji) kepada masing-masing ketua hingga anggota KPU.

Besarnya uang kehormatan Ketua KPU adalah Rp 23.750.000, Anggota KPU Rp 20.625.000, Ketua KPU Provinsi Rp 9.900.000, Anggota KPU Provinsi Rp 8.250.000, Ketua KPU Kabupaten/Kota Rp 6.800.000, dan Anggota KPU Kabupaten/Kota Rp 5.550.000.

Kepada Ketua dan Anggota KPU, Ketua dan Anggota KPU Provinsi, serta Ketua dan Anggota KPU Kabupaten/Kota, yang melakukan perjalanan dinas, baik di dalam maupun di luar negeri, diberikan biaya perjalanan dinas, bunyi Pasal 3 Ayat (1) Perpres tersebut seperti dikutip dalam situs setkab.go.id, Jumat (1/2/2013).

Mengenai besarnya biaya perjalanan dinas itu, menurut Pasal 3 Ayat (2) Peraturan Presiden Nomor 11 Tahun 2013 diberikan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang mengatur mengenai perjalanan dinas bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Jika dibandingkan dengan uang kehormatan yang diterima oleh Ketua dan Anggota KPU sebelumnya, maka jumlah uang kehormatan Ketua dan Anggota KPU sesuai Perpres No. 11/2013 menunjukkan peningkatan yang signifikan.

Sebelumnya gaji anggota KPU Pusat setelah dipotong pajak adalah Rp 10,6 juta, sementara Ketua dan Anggota KPU Provinsi masing-masing menerima Rp 6 juta dan Rp 5 juta, dan Ketua dan Anggota KPU Kabupaten/Kota masing-masing sebesar Rp 5 juta dan Rp 4 juta. Peraturan Presiden ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan, yaitu 18 Januari 2013.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(mpr/rvk)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/05/2015 20:11 WIB
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli Ada yang menilai kurang moncernya kinerja tim ekonomi saat ini tak lepas dari kurang optimalnya peran Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Andrinof Chaniago. Kepala Bappenas itu juga dituding banyak memangkas program-program unggulan Presiden Joko Widodo yang tertuang dalam Nawa Cita.
ProKontra Index »

Ayah Pemerkosa Putri Kandung dan Bunuh 4 Anaknya Layak Dihukum Mati!

Sadriansyah, warga Sungai Kunjang, Samarinda, Kaltim tega memperkosa putri kandungnya dan membunuh 4 anak-anak sendiri saat masih kecil. Anggota Komisi VIII DPR Maman Imanulhaq berpendapat, Sadriansyah pantas dihukum mati karena menjadi ayah yang biadab. Bila Anda setuju bahwa hukuman yang setimpal bagi Sadriansyah adalah hukuman mati, pilih Pro!
Pro
90%
Kontra
10%