detikcom
Selasa, 05/02/2013 12:01 WIB

Updated

Polisi Tangkap Pelajar SMK Yapimda Terkait Pembacokan

Pandu Triyuda - detikNews
Jakarta - Seorang pelajar SMK Yapimda, diamankan Polsek Jagakarsa. Remaja pria ini diketahui telah melakukan aksi penganiayaan yang menyebabkan dua orang siswa kelas 1 dari SMK Grafika mengalami luka bacok akibat sabetan celurit.

"Tersangka Adoe (18) mengejar 2 korban yang berumur 15 tahun, dua-duanya mengenai punggung menggunakan clurit," ujar kasat Reskrim Polres Jaksel, AKBP Hermawan saat ditemui di Mapolres Jaksel Jalan Wijaya II, Jakarta Selatan, Jumat (1/2/2013).

Hermawan menuturkan kejadian berawal dari tawuran pelajar SMK Grafika dan SMK Yapimda di depan Kampus IISIP Lenteng Agung sekitar pukul 13.30 WIB, Senin (21/13). Setelah tawuran usai, tersangka Adoe mengejar dua korban berinisial R (15) dan C (15) lalu membacok keduanya.

Setelah melakukan penganiayaan, tersangka sembunyi dirumahnya. Selanjutnya berdasarkan hasil penyelidikan mendalam Polsek Jagakarsa, sekitar pukul 13.30 WIB tersangka berhasil diamankan dikediamannya berserta barang bukti satu buah clurit.

"Karena Pelaku sendiri berumur 18 tahun artinya menurut uu anak sudah cukup dewasa, sehingga pasal yang bersangkutan saksinya sama. Maka Pasal yang disangkakan adalah 351 ayat 1 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman 5 tahun penjara," terangnya.

Hermawan mengatakan telah berkoordinasi dengan kedua sekolah, karena diketahui sering sekali terjadi tawuran, meskipun tidak ada intervensi dari alumni dan pengaruh minuman keras.

"Memang sudah lama bermusuhan, kalau mereka bertemu selalu ribut. Maka kita juga sudah bekoordinasi dengan pihak sekolah, dimana Pihak Binmas akan melakukan penyuluhan Sedangkan Untuk razia tetap dilakukan,"ungkap Hermawan.

Hermawan mengingatkan kepada siswa lainnya agar jangan terpengaruh saat diajak tawuran, karena saksinya cukup berat.

"Banyak contoh pelaku pengeroyokkan semuanya bisa kena saksi dan bisa ditahan dan prosesnya cepat," pungkasnya.



Bahan makanan sisa restoran dimanfaatkan oknum pedagang curang. Kemana saja produk olahan mereka dijual? Saksikan penelusurannya di "Reportase Investigasi" pukul 16.45 WIB, hanya di Trans TV.

(ndu/lh)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    56%
    Kontra
    44%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000