Jumat, 01/02/2013 13:26 WIB

SNMPTN 2013 Pakai Nilai Rapor, Kemendikbud Siapkan Komputer & Berdayakan 61 PTN

Mulya Nurbilkis - detikNews
Jakarta - Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2013 ini tidak akan ada ujian tulis, namun menyeleksi nilai rapor selama di SMA. Sistem yang baru ini membuat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyiapkan sistem komputer dan memberdayakan 61 PTN di Indonesia.

"Sampai saat ini kendalanya itu ada pada karena ini bukan manusia, semua by computer maka kita lebih pada persiapan dari komputer-komputer yang kita milki untuk dapat mengakses data. Kita juga sudah bekerja sama dengan pihak telekomunikasi untuk membantu proses ini," jelas Ketua Umum Panitia SNMPTN Prof Dr Akhmaloka ketika ditanya kendala dari sistem SNMPTN yang baru ini.

Hal itu disampaikan dia dalam jumpa pers di Kemendikbud, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Jumat (1/2/2013).

Lantas bagaimana untuk sekolah-sekolah di pedalaman yang belum mendaftar di Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) karena terbatasnya akses internet?

"Satu untuk masalah sosialisasi, kita mengerahkan 61 PTN untuk menjemput sekolah-sekolah tersebut. Ada tim untuk sosialisasi dari PTN yang ada di daerah tersebut untuk meng-online-kan sekolah tersebut agar bisa terdaftar di PDSS ini," jawab pria yang juga Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB) ini.

Akhmaloka sebelumnya juga memaparkan mekanisme pendaftaran SNMPTN 2013, seperti yang tertera di situs SNMPTN:

1. Sekolah melalui kepala sekolah mendaftar ke PDSS dari tanggal 17 Desember 2012 - 8 Februari 2013.
2. Sekolah lalu memasukkan data-data siswa ke PDSS dengan menggunakan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) yang akan langsung merekam jejak rapor. Tiap siswa akan memperoleh password yang berbeda dan kemudian password ini dibagikan dari sekolah ke siswa.
3. Melalui password yang dimiliki, siswa memverifikasi data dan kemudian mendaftar SNMPTN dari 1 Februari 2013 hingga 8 Maret 2013. Siswa memilih 2 jurusan dari 2 PTN, di mana salah satu PTN harus berada di kota asal siswa. Siswa juga diminta mengunggah fotonya, kemudian siswa nanti akan mendapatkan kartu tanda pendaftaran.
4. Kepala sekolah memberikan rekomendasi pada setiap siswa yang mendaftar. Bagi yang mendaftar di cabang olahraga dan seni, harus pula mengunggah portofolio karya dan prestasinya.
5. Proses seleksi berdasar data-data akademis selama di SMA itu akan dilakukan 9 Maret - 27 Mei 2013. Pengumuman hasil selesksi pada 28 Mei 2013. Pendaftaran ulang yang lulus seleksi pada 11-12 Juni 2013.

SNMPTN ini hanya untuk siswa yang telah lulus Ujian Nasional (UN) 2013. Informasi lengkap bisa dilihat di www.snmptn.ac.id.


(nwk/mad)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 14/09/2014 14:52 WIB
    Lulung: Yang Penting Pak Ahok Manis Bicara, Ai Dukung
    Gb Haji Lulung mengaku sudah tidak ada masalah dengan Ahok yang bersuara keras soal kebobrokan DPRD jika pilkada tidak dilakukan langsung. Dia mengingatkan Ahok berhati-hati bicara sehingga tidak ada yang tersinggung.
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
38%
Kontra
62%