Jumat, 01/02/2013 11:40 WIB

Iran: Serangan Israel ke Suriah Akan Timbulkan Konsekuensi Serius

Rita Uli Hutapea - detikNews
jet tempur Israel (AFP)
Teheran, - Pemerintah Iran mengecam serangan udara Israel terhadap pusat riset militer Suriah di dekat Damaskus. Diingatkan bahwa serangan itu akan menimbulkan konsekuensi serius bagi pemerintah Israel.

Wakil Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Hossein Amir-Abdollahian mencetuskan, serangan itu jelas menunjukkan bahwa Israel dan para militan yang disponsori asing memiliki tujuan yang sama terkait Suriah. Pejabat tinggi Iran itu pun meminta Sekjen PBB Ban Ki-moon untuk mengambil langkah efektif atas serangan Israel itu.

"Pihak-pihak yang telah mengambil sikap tegas pada Suriah sekarang harus mengambil langkah-langkah yang serius dan sikap tegas atas invasi Tel Aviv ini dan menempatkan keamanan regional sebagai prioritas utama," kata Amir-Abdollahian seperti dilansir media Press TV, Jumat (1/2/2013).

Wakil Menlu Iran itu juga mengingatkan para pejabat Israel untuk tidak terlalu bergantung pada sistem rudal Patriot yang ditempatkan di wilayah Timur Tengah. Sebabnya, sistem tersebut terbukti tidak efektif dalam operasi Israel selama 8 hari terhadap Jalur Gaza pada November 2012.

Dalam pernyataan di media resmi pemerintah, militer Suriah mengatakan bahwa pesawat tempur Israel melakukan serangan atas pusat penelitian di Jamraya. Serangan ini menewaskan dua orang dan melukai lima orang lainnya.

Namun militer Suriah membantah laporan yang menyebutkan truk-truk yang membawa senjata ke Libanon terkena serangan tersebut. Menurut para diplomat, sasaran serangan Israel tersebut adalah konvoi senjata untuk kelompok militan Islamdi Libanon, Hizbullah.

Serangan Israel ini terjadi di tengah kekhwatiran Israel bahwa rudal dan senjata kimia milik Suriah bisa jatuh ke tangan kelompok militan Islam, seperti Hizbullah.

Sejauh ini pemerintah Israel sama sekali tidak memberi komentar mengenai serangan ke Suriah tersebut.




Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(ita/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Motor akan Dilarang Melintas di Jalan Protokol Jakarta

Pada Desember 2014 mendatang motor tidak diperbolehkan untuk melintas di Bundaran HI hingga Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Rencananya motor akan dilarang di semua jalan protokol yang ada di Jakarta. Bila Anda setuju dengan kebijakan Pemprov DKI ini, pilih Pro!
Pro
34%
Kontra
66%