Kamis, 31/01/2013 14:20 WIB

Digeledah KPK, PT Indoguna Dijaga Belasan Orang Berkulit Gelap

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Jakarta - Penyidik KPK kembali mendatangi PT Indoguna Utama yang terletak di Pondok Bambu, Jakarta Timur. Penyidik KPK menggeledah kantor perusahaan importir daging ini.

Pantauan detikcom, Kamis (31/1/2013) pukul 13.30 WIB, proses penggeledahan masih berlangsung. Ada dua mobil penyidik KPK yang masuk ke dalam kantor PT Indoguna. Mobil tersebut adalah Avanza bernomor polisi B 1707 UFR dan juga Toyota Kijang bernopol B 1807 UFR.

Meski ada penggeledahan, aktivitas di PT Indoguna Utama masih berlangsung normal. Terlihat belasan pegawai keluar dari kantor itu saat makan siang. Beberapa orang satpam juga terlihat berjaga-jaga di pos penjagaan.

Saat ditanya mengenai penggeledahan di kantor tersebut, para petugas satpam itu tak mau berkomentar. Selain petugas satpam, kantor itu juga dijaga oleh 12 orang berkulit gelap di luar kantor.

Orang-orang ini duduk-duduk di warung yang berjarak sekitar 50 meter dari lokasi kantor. Saat seorang kameraman televisi mencoba mengambil gambar kantor dari sela-sela jeruji pagar, orang-orang ini langsung menghampirinya. Kameraman itu akhirnya menyingkir dari depan pagar kantor itu.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(nal/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%