Kamis, 31/01/2013 08:20 WIB
Kepergok Berselingkuh, Seorang Istri Dilaporkan Ke Polres Jaksel
"Benar, si istri waktu diketok pintu keluar pakai daster aja. Pas masuk, pintu kebentur kena kepala orang. Nggak tahunya ada laki-laki tidak mengenakan pakaian," ujar Kasubag Humas Polres Jaksel, Kompol Aswin saat dikonfirmasi detikcom, Rabu (30/1/2013) malam.
Aswin menuturkan peristiwa tersebut bermula saat LY hendak pulang ke rumahnya di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan. Saat itu LY yang merupakan pegawai kurir di kawasan Radio Dalam, mengeluh sakit perut.
Maka pada pukul 11.00 WIB, LY izin pulang ke rumahnya dan tanpa diduga-duga sang istri berinisial YA (35) kedapatan tengah selingkuh. Melihat kenyataan itu LY murka dan meminta penjelasan kepada istrinya. Namun sang istri berkilah kalau SH ini hanya sahabatnya saja.
Merasa istrinya berbohong, LY langsung membawa keduanya ke ketua RT. Selanjutnya ketika di hadapan ketua RT, keduanya mengaku tengah berhubungan layaknya suami istri, YA pun mengaku telah mengenal SH sejak setahun yang lalu.
Setelah muncul pengakuan memalukan tersebut, LY langsung melaporkan kasus ini ke Mapolres Jakarta Selatan. "Iya, dilaporkan tanggal 28 Januari kemarin, keduanya tidak ditahan, tapi kedua pelaku tetap diperiksa dan dibuatkan BAP," ungkap Aswin.
Aswin menjelaskan meskipun tidak ditahan, akibat perbuatan keduanya bisa dikenakan pasal 284 KUHP tentang tindak pidana perzinahan dengan ancaman 9 bulan penjara. Adapun kemungkinan wajib lapor, polisi masih menuggu hasil penyidikan.
"Saya belum dapet dari info penyidik," singkat Aswin.
Simak rangkuman aneka berita penting dan menarik sepanjang hari ini di "Reportase Malam" Pukul 0.30 WIB hanya di TransTV
(ndu/trq)
Baca Juga
Twitter Recommendation
-
Harga BBM Naik, Tarif Angkutan DKI Diusulkan Naik 30 %
590 share this. -
Demo Hingga Tengah Malam, Mahasiswa Bentrok dengan Polisi
567 share this. -
Siap-siap! Hari Ini Air PAM di Depok Bakal Mati 4 Jam
531 share this. -
Pertama di Indonesia! Pemakai Diampuni karena Ungkap Mafia Narkoba
497 share this. -
Polri akan Akomodir Polwan yang Ingin Berjilbab
352 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Rabu, 19/06/2013 19:54 WIB
Menko Kesra: Kabut Asap Singapura Bukan Hanya dari Indonesia
-
Rabu, 19/06/2013 19:49 WIB
KPUD Garut Bingung Ongkosi Pemeriksaan Kesehatan Kontestan Pemilu Kada
-
Rabu, 19/06/2013 19:42 WIB
Forum Pemred Kukuhkan Nurjaman Sebagai Ketua
-
Rabu, 19/06/2013 19:02 WIB
Imparsial: Kapolri Baru Punya 4 Tugas Besar
-
Rabu, 19/06/2013 18:56 WIB
Pramono Enggan, Peluang Tjahjo dan Sidarto Jadi Ketua MPR Menguat
-
Rabu, 19/06/2013 18:42 WIB
Camry Wamen ESDM Masuk Jalur TransJ, Ini Kata Polda Metro
-
Rabu, 19/06/2013 18:51 WIB
Kata Busyro Soal Indikasi Nazar Jalankan Bisnis dari Penjara
-
Rabu, 19/06/2013 18:07 WIB
PKS: PDIP Kecolongan 'Pasal Lapindo' di APBN-P
-
Rabu, 19/06/2013 16:42 WIB
Jokowi Soal Kopaja: Ini Mobil atau Gerobak? Ngeremnya Pakai Doa
-
Rabu, 19/06/2013 17:57 WIB
Kasus Luthfi Jadi Materi Ujian SMK, PKS Bogor Siap Lapor ke Polisi
-
Rabu, 19/06/2013 19:09 WIB
Jatuh ke Lumbung Gandum, 3 Pria Belanda Tewas
-
Rabu, 19/06/2013 18:45 WIB
Saksi Kasus Nazar Dikriminalisasi, KPK Diminta Supervisi Polisi & Jaksa
-
Rabu, 19/06/2013 17:24 WIB
Kasus Luthfi Hasan Ishaaq Muncul di Ujian SMK di Bogor, PKS Protes
-
433 Komentar
-
363 Komentar
-
291 Komentar
-
260 Komentar
-
231 Komentar
-
210 Komentar
-
206 Komentar
-
200 Komentar
-
Rabu, 19/06/2013 14:22 WIB
Penerus Mega di PDIP
Effendi Simbolon Buka-bukaan Soal Prospek Politik Prananda dan Puan
Prananda dan Puan Maharani disebut-sebut disiapkan menjadi penerus tahta Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Anak kedua Mega, Prananda (43), diyakini sebagia pembawa ideologi kakeknya, Bung Karno.
ProKontra
Index »
Jokowi Lebih Dahsyat Nyapres di 2019
Pro
Kontra
MustRead
close
-
Rabu, 19/06/2013 15:30 WIB
Mobil Camry Wamen ESDM Terobos Masuk Jalur TransJ di Sudirman
-
Rabu, 19/06/2013 14:25 WIB
Polri akan Akomodir Polwan yang Ingin Berjilbab
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer




_10.gif)





_5.gif)






_4.gif)
Mudik selalu dirindukan bagi setiap perantau. Tak terkecuali bagi Dirjen Perhubungan Darat Soeroyo Alimoeso. Beliau curhat tentang dirinya yang tidak pernah mudik dan susahnya mengatur pemudik.
Giatnya Pemerintah memperjuangkan munculnya regulasi (Peraturan Menteri Perindustrian) tentang Low Cost and Green Car (LCGC) bersama-sama DPR-RI membuktikan bahwa Pemerintah sekarang tidak pro angkutan umum.

