Kamis, 31/01/2013 06:15 WIB
Luthfi Hasan Ishaaq, Pendiri PKS yang Akhirnya Menjadi Tersangka KPK
Beberapa pihak, khususnya kalangan internal PKS, seakan masih tak percaya dan sulit menerima Luthfi Hasan dijadikan tersangka oleh KPK. Selain faktor PKS, yang selama ini kerap mengklaim sebagai partai bersih, sosok Luthfi sendiri memiliki track record politik cukup cemerlang, sehingga status tersangkanya membuat kaget banyak pihak.
Luthfi merupakan salah seorang pendiri Partai Keadilan (PK), cikal bakal PKS. Saat partai itu dipimpin oleh Nurmahmudi Ismail, Luthfi duduk sebagai Sekjen.
Pria kelahiran Malang 5 Agustus 1961 itu juga pernah menjabat sebagai Bendahara Umum DPP PKS pada periode kepemimpinan Hidayat Nur Wahid. Selain itu, pria yang menguasai bahasa Arab dan Inggris ini pernah menjadi supervisor pengembangan PKS di Eropa. Jabatan terakhirnya sebelum menjadi Presiden PKS adalah Ketua Badan Hubungan Luar negeri DPP PKS.
Karir Luthfi di DPR dimulai saat terpilih menjadi anggota legislatif periode 2004-2009. Saat itu, alumnus pesantren Gontor ini duduk di Komisi XI DPR.
Luthfi kemudian terpilih lagi menjadi anggota DPR pada periode berikutnya, yaitu 2009-2014. Pada periode keduanya sebagai wakil rakyat, Luthfi masuk ke Komisi I DPR yang menjadi mitra pemerintah di bidang pertahanan dan luar negeri.
Selain menjadi anggota komisi, selama bertugas di DPR, Luthfi juga merangkap beberapa jabatan di alat kelengkapan DPR. Selain sebagai anggota Badan Kerja Sama Antarparlemen untuk Afrika, Eropa dan Organisasi Negara-negara Konferensi Islam, pria yang sempat menetap di Belanda ini juga pernah menjadi Wakil Ketua Badan Kerjasama Antar Parlemen 2004-2009.
Luthfi juga menjadi anggota tetap komisi Timur Tengah di International Parliementary Union (IPU). Sebuah organisasi yang beranggotakan anggota parlemen seluruh dunia.
Luthfi menjadi Ketua Umum atau Presiden PKS menggantikan Tifatul Sembiring yang ditunjuk Presiden SBY menjadi Menteri Komunikasi dan Informatika. Pria yang juga alumnus Ushuluddin Ibnu Saud University dan Fakultas Islamic Studies Salafia University itu merupakan Presiden ke-4 PKS.
Namun karir panjang Luthfi di dunia politik sepertinya akan berujung suram. Rabu (30/1/2013) kemarin, KPK menetapkan Luthfi sebagai salah satu dari empat tersangka kasus dugaan suap daging impor.
"Kita temukan dua alat bukti yang cukup yang bisa dikaitkan dengan salah satu anggota DPR atas nama LHI," kata Jubir KPK, Johan Budi SP, di Kantor KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (30/1/2013).
Luthfi dijerat pasal 12 a atau b, pasal 5 ayat 2 atau pasal 11 UU No 31 tahun 1999. Saat ini Luthfi masih diperiksa di KPK. Tiga tersangka lainnya adalah Ahmad Fathanah yang disebut sebagai orang dekat Luthfi serta Juard Effendi dan Arya Arbi Effendi dari pihak swasta.
Menyambung penetapan tersangka, posisinya sebagai Presiden PKS terancam dicopot. DPP PKS telah menyerahkan urusan mengenai peralihan kepemimpinan kepada Majelis Syuro PKS.
"Ini semua akan diserahkan kepada Majelis Syuro. Akan dibicarakan masalah ini karena ini domain Majelis Syuro," kata Sekjen PKS, Anis Matta, di Kantor DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Kamis (31/1/2013) dini hari.
Praktek penimbunan BBM melibatkan oknum aparat keamanan. Seperti apa modusnya? Tonton "Reportase Investigasi", Minggu, 26 Mei 2013, pukul 16.45, hanya di TRANSTV
(trq/ndu)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Gempa 5,2 SR Terjadi di Pacitan
1,551 share this. -
27 Juta Warga Jateng Hari Ini Tentukan Gubernur Baru
754 share this. -
Fathanah, Royal ke Perempuan Tapi Bermasalah dengan Utang
593 share this. -
Mahfud MD Siap Jadi Capres atau Cawapres
532 share this. -
KPAI: Jangan Terjebak Gedung 'Wah', Pentingkan Kurikulum
529 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Minggu, 26/05/2013 15:20 WIB
Tabrakkan Diri ke Kereta Api di Bantul, Yoga Tewas Seketika
-
Minggu, 26/05/2013 15:19 WIB
Ini Penampakan Saputra Saat Peragakan Aksi Tak Senonohnya ke Ibu Muda
-
Minggu, 26/05/2013 15:07 WIB
LSI Denny JA: Kasus yang Menimpa Elite PKS Turunkan Pamor Partai Islam
-
Minggu, 26/05/2013 15:01 WIB
Legislator Kebon Sirih Harusnya Cerdas Sikapi Masalah KJS
-
Minggu, 26/05/2013 14:55 WIB
Usulan Interpelasi Dianggap Upaya Jegal Pencapresan Jokowi
-
Minggu, 26/05/2013 14:35 WIB
Bernilai Miliaran Rupiah, Ini Harta Milik Anak Bung Hatta yang Dicuri
-
Minggu, 26/05/2013 13:59 WIB
Lecehkan Ibu Muda, Saputra: Istri Saya Hamil Jadi Nggak Dapat Jatah
-
Minggu, 26/05/2013 13:17 WIB
Pelaku Pelecehan di Konser The Virgin: Resleting Celana Saya Rusak
-
Minggu, 26/05/2013 13:45 WIB
Quick Count Pilgub Jateng, Ganjar Pranowo Unggul Sementara
-
Minggu, 26/05/2013 12:33 WIB
Ibu Muda Jadi Korban Pelecehan Seksual Saat Nonton Konser The Virgin
-
Minggu, 26/05/2013 13:42 WIB
4 Cerita Ahmad Zaki yang Dibantah KPK
-
Minggu, 26/05/2013 14:21 WIB
Korban 'Geng Motor', Rico: Saya Ditusuk Tiga Kali, Lalu Mereka Kabur
-
Minggu, 26/05/2013 13:35 WIB
Hasil Pleno Rekapitulasi Suara Pilgub Bali, Jago PDIP Kalah
-
546 Komentar
-
266 Komentar
-
209 Komentar
-
208 Komentar
-
191 Komentar
-
156 Komentar
-
138 Komentar
-
131 Komentar
-
Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
ProKontra
Index »
Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal
Pro
Kontra
MustRead
close
-
Minggu, 26/05/2013 07:44 WIB
Eks Irwasum Polri Bantah Terima Setoran Proyek Simulator Rp 1 M
-
Minggu, 26/05/2013 07:11 WIB
Perusak Mercy Milik Sendiri di JCC Diduga Mabuk
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer












Made Tantrawan (21), mahasiswa Fakultas MIPA UGM memiliki catatan prestasi yang luar biasa. Ia menjadi langganan juara olimpiade internasional dan kini lulus dengan sempurna. Apa resepnya?
Perlawanan para koruptor memang bervariasi. Sejak pertama kali pemberantasan korupsi dilakukan pada permulaan revolusi di Indonesia, tahun 1957, perlawanan sudah terjadi. Perlawanan para koruptor sudah merupakan hukum besi. Hukum perlawanan adalah hukum kemestian.
