Detik.com News
Detik.com

Kamis, 31/01/2013 03:41 WIB

Ini Dia Mahasiswi Cantik yang Menemani Tersangka Suap Daging Impor

Moksa Hutasoit - detikNews
Ini Dia Mahasiswi Cantik yang Menemani Tersangka Suap Daging Impor Maharani di KPK (Foto: Moksa/detikcom)
Jakarta - Salah seorang tersangka kasus dugaan suap daging impor, Ahmad Fathanah, ditangkap bersama seorang mahasisiwi cantik bernama Maharani (19). Sebelum dibebaskan karena tak terbukti tersangkut kasus, Maharani sempat diperiksa KPK.

Pantauan detikcom di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (31/1/2013), Maharani meninggalkan kantor lembaga antikorupsi itu pukul 02.10 WIB. Sejak melewati pintu keluar lobi, Maharani selalu tertunduk.

Mahasiswi salah satu perguruan tinggi swasta di Jakarta itu menutupi wajah dengan kedua tangan dan rambut panjangnya. Maharani mengenakan baju tipis warna hitam lengan panjang dan rok mini warna biru. Sedangkan kaki jenjangnya ditopang high heels.

Maharani tak mengucapkan sepatah kata pun kepada awak media yang mencecarnya dengan pertanyaan. Begitu masuk taksi, dia langsung meminta sang sopir untuk tancap gas meninggalkan gedung KPK.

Maharani adalah mahasiswi dari sebuah PTS di Jakarta yang ikut diamankan KPK dalam operasi tangkap tangan kasus suap daging sapi impor. Dia kabarnya memang sudah disiapkan untuk menemani seorang tersangka Ahmad Fathanah di hotel.

Informasi yang dikumpulkan detikcom, Rabu (30/1/2013) malam, usai penyerahan uang di PT IU, KPK terus membuntuti Ahmad Fathanah. Pria yang diduga kuat punya hubungan dengan Luthfi Hasan ini kemudian bergerak menuju Hotel LM di kawasan Sudirman.

Ternyata di sebuah kamar, Maharani sudah dipersiapkan untuk Ahmad Fathanah. Maharani diberi imbalan Rp 10 juta untuk menemani Ahmad Fathanah di hotel. Juru bicara KPK Johan Budi SP menyatakan Maharani sama sekali tak terlibat kasus dugaan suap daging impor. Dia dibebaskan dini hari ini.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(trq/trq)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/05/2015 20:11 WIB
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli Ada yang menilai kurang moncernya kinerja tim ekonomi saat ini tak lepas dari kurang optimalnya peran Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Andrinof Chaniago. Kepala Bappenas itu juga dituding banyak memangkas program-program unggulan Presiden Joko Widodo yang tertuang dalam Nawa Cita.
ProKontra Index »

Ayah Pemerkosa Putri Kandung dan Bunuh 4 Anaknya Layak Dihukum Mati!

Sadriansyah, warga Sungai Kunjang, Samarinda, Kaltim tega memperkosa putri kandungnya dan membunuh 4 anak-anak sendiri saat masih kecil. Anggota Komisi VIII DPR Maman Imanulhaq berpendapat, Sadriansyah pantas dihukum mati karena menjadi ayah yang biadab. Bila Anda setuju bahwa hukuman yang setimpal bagi Sadriansyah adalah hukuman mati, pilih Pro!
Pro
90%
Kontra
10%