detikcom
Rabu, 30/01/2013 21:41 WIB

Uang yang Disiapkan untuk Kasus Suap Daging Diduga Capai Rp 40 M

Gagah Wijoseno - detikNews
Jakarta - KPK menemukan uang Rp 1 miliar dalam kasus suap impor daging sapi. Uang itu diamankan dari jok mobil Ahmad Fathanah. Diduga kasus yang menyeret anggota DPR Luthfi Hasan itu bukan hanya Rp 1 miliar.

"Rp 1 M itu hanya DP, totalnya uang yang harus disiapkan mencapai Rp 40 M," jelas penegak hukum yang enggan disebutkan namanya, Rabu (30/1/2013).

Uang itu terkait perizinan impor daging sapi. Saat ini pemerintah tengah memperketat izin daging sapi. Nah, suap ini diduga agar melancarkan dan menambah kuota keran impor.

Juru bicara KPK Johan Budi yang dikonfirmasi tak mau berkomentar soal besaran uang ini. Proses pemeriksaan masih dilakukan. Dia juga menjelaskan soal pasal yang dikenakan pada orang-orang yang terlibat. Mereka yang terlibat yakni Juard Effendi dan Arya Arby Effendi, Ahmad Fathanah, dan anggota DPR Luthfu Hasan.

"JE dan AAE diduga melanggar pasal 5 ayat 1 atau pasal 13 UU No 31 tahun 1999 dan juga melanggar sebagaimana yang termuat di UU No 20 tahun 2001 juncto pasal 55 KUHP. AF dan LHI diduga melanggar pasal 12 a atau b pasal 5 ayat 2 atau pasal 11 UU No 31 tahun 1999," papar Johan.

Sementara itu, Luthfi Hasan yang dimintai konfirmasi soal kasus ini hanya menjawab diplomatis. "Saya pelajari dulu," tegas Luthfi di DPP PKS, Jl TB Simatupang, Jaksel.


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(ndr/trq)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 14/09/2014 14:52 WIB
    Lulung: Yang Penting Pak Ahok Manis Bicara, Ai Dukung
    Gb Haji Lulung mengaku sudah tidak ada masalah dengan Ahok yang bersuara keras soal kebobrokan DPRD jika pilkada tidak dilakukan langsung. Dia mengingatkan Ahok berhati-hati bicara sehingga tidak ada yang tersinggung.
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
29%
Kontra
71%