detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Kamis, 17/04/2014 22:30 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Selasa, 29/01/2013 11:32 WIB

Diduga Lakukan Pelecehan, Pelatih Tenis Dikonfrontir dengan Saksi

E Mei Amelia R - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Pelatih tenis nasional berinisial DP dilaporkan tiga anak asuhnya yang juga berjenis kelamin laki-laki atas dugaan pelecehan seksual. Penyidik dari Polda Metro Jaya telah mengkonfrontir keterangan DP dengan sejumlah saksi.

Ketiga anak asuh itu masing-masing berinisial DG (16), EG (18) dan AL (20). Ketiganya mengaku mendapat pelecehan seksual dari sang pelatih ketika berusia masih di bawah umur.

"Penanganannya sudah dilakukan pemeriksaan terhadap tujuh saksi dan sudah dilakukan konfrontir," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto dalam pesan pendeknya, Selasa (29/1/2013).

Namun dari hasil BAP dan juga konfrontir tersebut, tidak ada kesesuaian antara terlapor dengan 7 saksi tersebut. Rikwanto mengatakan, status DP sendiri saat ini masih sebagai saksi terlapor.

"Dari hasil konfrontir masih ada yang tidak sinkron," ujar Rikwanto.

Untuk mempertajam penyidikan, penyidik akan mengambil langkah lain dengan melakukan pemeriksaan tambahan terhadap saksi dan juga pelapor.

"Dilakukan pemeriksaan lagi terhadap saksi yang lain dan BAP tambahan terhadap pelapor," kata Rikwanto.Next

Halaman 1 2

Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(mei/lh)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
82%
Kontra
18%