Selasa, 29/01/2013 13:04 WIB

Malawi Jual Pesawat Kepresidenan

BBCIndonesia.com - detikNews
Pemerintah Malawi menjual pesawat kepresidenan sebagai bagian dari kebijakan pemangkasan biaya.

Presiden Joyce Banda mengatakan pesawat dengan kapasitas 14 tempat duduk tersebut akan dijual ke penawar tertinggi.

Pendahulunya, mendiang Bingu wa Mutharika, sebelumnya dikecam karena membeli pesawat ini lima tahun lalu dengan biaya sebesar US$13,3 juta atau Rp128 miliar lebih.

Saat Mutharika membeli pesawat itu dia menyebut bahwa perawatan pesawat itu berbiaya murah.

Tetapi oposisi dan lembaga donor menuduhnya telah menghamburkan uang negara.

Gaya hidup mewah yang dilakukan Mutharika juga menimbulkan aksi demonstrasi warga.

Lembaga pendonor kemudian memangkas dana bantuan untuk Malawi sebesar US$4,4 juta.


Untuk kaum miskin

Malawi adalah salah satu negara termiskin di Afrika. Sejak Nyonya Banda menjabat presiden, dia telah melakukan sejumlah langkah untuk meningkatkan hubungan dengan lembaga pendonor Barat.

Presiden Banda menolak untuk bepergian dengan pesawat ini sejak dia berkuasa April lalu, setelah Mutharika meninggal.

Dia mengatakan uang hasil penjualan pesawat jenis Dassault Falcon 900EX ini akan digunakan untuk menyediakan layanan dasar bagi kaum miskin Malawi.

Dalam iklannya disebutkan bahwa pesawat dalam kondisi layak terbang yang sempurna dan bisa terbang menempuh jarak 8.380km tanpa henti.

Tawaran akan dibuka dan dibacakan di depan pembeli yang berminat atau perwakilan mereka dan anggota publik lainnya pada tanggal 20 Februari.


(bbc/bbc)

  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
35%
Kontra
65%