detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Kamis, 17/04/2014 08:02 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Senin, 28/01/2013 14:49 WIB

Polres Garut Periksa Aceng Fikri di Rumah Dinasnya

Mansur Hidayat - detikNews
Garut - Bupati Garut, Aceng Fikri melaporkan pansus nikah siri serta Pimpinan DPRD ke Polres Garut. Aceng pun bakal diperiksa sebagai pelapor dalam kasus ini.

Menurut kuasa hukum, Aceng Fikri, Feldy Taha, kliennya semula bakal diperiksa di Mapolres Garut. Namun karena kesibukannya, Aceng pun bakal didatangi polisi ke rumah dinas bupati.

"Jadi bukannya disebut warga istimewa, namun karena Pak Aceng sedang sibuk, maka penyidik Polres Garut memutuskan untuk memintai keterangan di rumah dinas," kata Feldy di rumah dinas Bupati, Senin (28/1/2013).

Yang menjadi terlapor dalam pemeriksaan tersebut di antaranya adalah Ketua dan anggota Pansus nikah siri serta Pimpinan DPRD Garut. Mereka dinilai telah melakukan pelanggaran UU Nomor 32 tahun 2004 serta adanya dokumen dukungan pemakzulan bupati yang diduga dipalsukkan oleh pihak DPRD Garut.

"Jadi terlapornya ini, ketua dan anggota pansus nikah siri serta para pimpinan DPRD Garut, " ungkap Feldy.


Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(mok/mok)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
84%
Kontra
16%