detikcom
Senin, 28/01/2013 14:49 WIB

Polres Garut Periksa Aceng Fikri di Rumah Dinasnya

Mansur Hidayat - detikNews
Garut - Bupati Garut, Aceng Fikri melaporkan pansus nikah siri serta Pimpinan DPRD ke Polres Garut. Aceng pun bakal diperiksa sebagai pelapor dalam kasus ini.

Menurut kuasa hukum, Aceng Fikri, Feldy Taha, kliennya semula bakal diperiksa di Mapolres Garut. Namun karena kesibukannya, Aceng pun bakal didatangi polisi ke rumah dinas bupati.

"Jadi bukannya disebut warga istimewa, namun karena Pak Aceng sedang sibuk, maka penyidik Polres Garut memutuskan untuk memintai keterangan di rumah dinas," kata Feldy di rumah dinas Bupati, Senin (28/1/2013).

Yang menjadi terlapor dalam pemeriksaan tersebut di antaranya adalah Ketua dan anggota Pansus nikah siri serta Pimpinan DPRD Garut. Mereka dinilai telah melakukan pelanggaran UU Nomor 32 tahun 2004 serta adanya dokumen dukungan pemakzulan bupati yang diduga dipalsukkan oleh pihak DPRD Garut.

"Jadi terlapornya ini, ketua dan anggota pansus nikah siri serta para pimpinan DPRD Garut, " ungkap Feldy.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(mok/mok)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
62%
Kontra
38%