detikcom

Senin, 28/01/2013 08:57 WIB

25 Kasus Perkosaan di Awal 2013, Jabar di Peringkat Pertama Versi IPW

Nur Khafifah - detikNews
Jakarta - Kasus perkosaan masih menjadi problem di Indonesia. Di awal 2013 saja tercatat sebanyak 25 kasus pemerkosaan yang tersebar di wilayah di Indonesia. Indonesia Police Watch (IPW) mencatat Jawa Barat adalah wilayah yang banyak terjadi tindak pidana pemerkosaan.

"Di Jawa Barat ada 8 kasus, Jakarta 5 kasus, Jawa Tengah 5 kasus dan Jawa Timur 3 kasus," ungkap Ketua Presidium Indonesian Police Watch, Neta S Pane dalam rilis yang diterima detikcom, Senin (28/1/2013).

Neta menilai, hukuman yang dijatuhkan oleh penegak hukum tidak mempan memberikan efek jera kepada para pelaku perkosaan. Dia mencontohkan, ketika kasus pemerkosaan tidak cepat terungkap, maka hal tersebut akan menjadi tren di kalangan para pelaku.
Hal itu terlihat dari kasus perkosaan massal yang dilakukan para pelajar. Perkosaan massal tersebut terjadi di Tegal, Banyuanyar dan Cianjur.

Pada Kamis (10/1), polisi menangkap lima pemuda pelaku pemerkosa siswi SMP di Desa Sukaluyu, Cianjur, Jawa Barat. Dua di antaranya masih berusia 15 sampai 19 tahun. Sebelum kejadian korban diajak para pelaku untuk makan nasi liwet di sebuah rumah kosong. Setelah itu disuguhi minuman keras. Kemudian gadis malang tersebut diperkosa.

Kemudian pada Jumat (11/1), seorang siswi SMP Banyuanyar, Solo, MVE (14) diperkosa teman lelakinya sebanyak 12 kali selama 3 jam. Mereka melancarkan aksi bejatnya tersebut di kos. Akibat ulahnya ini, 2 dari pelaku diciduk polisi.

Kemudian pada Rabu (16/1) kembali terjadi kasus pemerkosaan massal. seorang siswi Madrasah Tsanawiyah di Tegal, Jateng diperkosa tujuh teman lelakinya. Awalnya, korban diajak 2 teman lelakinya berjalan-jalan. Saat bertemu 5 teman lelakinya yang lain, korban diberi minuman ringan yang sudah diberi obat tidur. Setelah itu korban diperkosa dan ditinggalkan dalam keadaan tak sadarkan diri di sebuah gubuk.

"Di tahun 1980-an, Jakarta juga pernah dilanda tren perampokan yang disertai perkosaan," pungkas Neta.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(ahy/ahy)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Biarkan Ahok Pilih Pendampingnya Pimpin DKI

Siapa bakal pendamping Plt Gubernur DKI Ahok? Masih menjadi pro kontra antara parpol di DPRD DKI dan Kemendagri. Kemendagri memastikan Plt Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok menjadi Gubernur menggantikan Joko Widodo. Setelah diberhentikan sebagai Wagub dan Plt Gubernur dan diangkat menjadi Gubernur, Ahok bisa memilih dua orang untuk menjadi wakilnya. Bila Anda setuju dengan Kemendagri, pilih Pro!
Pro
74%
Kontra
26%