detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Senin, 21/04/2014 04:00 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Minggu, 27/01/2013 17:31 WIB

Diciduk BNN, Raffi Ahmad Dijebak Seseorang Berinisial W?

Mauludi Rismoyo - detikNews
Jakarta - Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil menemukan dua linting ganja di kamar Raffi Ahmad. Namun, orang dekat RAffi yakin presenter 'DahSyat' itu hanya sebagai korban.

Saat ditemui di kantor BNN, Cawang, Jakarta Timur, Minggu (27/1/2013), pengacara sekaligus sahabat Raffi, Meidy Juniarto, yakin ada pihak yang sengaja menjebak personel grup vokal BBB itu.

"Inisalnya W. Tapi saya belum memastikan ya," ujar Meidy.

Meidy mengatakan dirinya tidak pernah melihat Raffi menggunakan narkoba. Selama ini, Raffi selalu aktif dalam kegiatan-kegiatan sosial.

"Kemungkinan ada pihak lain yang menyalahgunakan mereka, Raffi dan teman-temannya," tuturnya.

Sampai saat ini, Raffi dan 16 orang lainnya, termasuk Irwansyah, Zaskia Sungkar, dan Wanda Hamidah, masih menjalani pemeriksaan di kantor BNN.


Seorang Balita Tercebur Ke Dalam Kuali Panas. Saksikan selengkapnya di "Reportase Pagi" pukul 04.30 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(hkm/nrl)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%
MustRead close