detikcom
Minggu, 27/01/2013 06:49 WIB

Tak Ada Cuaca Ekstrim, Jakarta Hanya akan Diguyur Hujan Sedang Hari Ini

Ramdhan Muhaimin - detikNews
Jakarta - Hari ini, Jakarta diisukan akan diguyur hujan lebat sepanjang hari yang bisa mengakibatkan banjir besar kembali terjadi. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengklarifikasi hal itu tidak benar.

Kepala BMKG Mulyono Prabowo mengatakan berdasarkan pengamatan lembaganya, hari ini wilayah Jakarta dan sekitarnya diprediksi hanya akan diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.

"Lebih banyak potensi hujan ringan dan sedang di wilayah Jabodetabek. Di sebelah utara diprediksi potensi hujan sedang lebih tinggi karena ada pengumpulan awan," ujar Mulyono saat dihubungi detikcom, Minggu (27/1/2013).

Mulyono mengatakan BMKG tidak melihat adanya pertumbuhan awan ekstrim di atas Jakarta sebagaimana yang disebutkan dalam sejumlah pemberitaan sebelumnya. Yang terjadi, lanjut dia, adalah pertumbuhan awan secara normal yang menyebar di wilayah bagian utara dan selatan.

Potensi hujan dengan intensitas sedang di wilayah utara, yakni di atas laut Jawa di Kepulauan Seribu. Potensi hujan sedang ini akan menambah tinggi air rob yang akan menggenangi sebagian wilayah Jakarta Utara. Namun ketinggian air rob ini, menurut Mulyono, tidak akan membuat Jakarta tenggelam.

"Karena kawasan di Jakarta Utara sudah biasa tergenang rob, terutama saat bulan baru, bulan purnama dan bulan mati atau akhir bulan. Dan fenomena ini setiap bulan. Pada saat-saat itu, bulan, bumi dan matahari pada garis sejajar sehingga mendorong air laut pasang lebih tinggi dari biasanya. Tapi pasang air laut hanya di jam 8 hingga 11 pagi. Setelah itu kembali surut," tuturnya.

Wilayah Jakarta di bagian selatan juga berpotensi di guyur hujan dengan intensitas sedang. Sementara di bagian timur dan barat hanya intensitas ringan.

"Namun hujan ini tidak sepanjang hari. Diperkirakan hujan akan turun pada siang dan sore hari," jelas Mulyono.



Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(rmd/rmd)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Pilkada via DPRD Potensi Korupsinya Lebih Tinggi!

DPR hari ini akan mengesahkan RUU Pilkada yang salah satunya akan menentukan apakah pemilihan kepala daerah akan tetap dilakukan secara langsung atau dikembalikan ke DPRD. KPK berpandangan, Pilkada lewat DPRD justru potensi korupsinya lebih tinggi. Bila Anda setuju dengan KPK, pilih Pro!
Pro
58%
Kontra
42%