detikcom
Jumat, 25/01/2013 22:47 WIB

Ini Alasan Sekjen DPR Masuk Partai Nasdem

M Iqbal - detikNews
Nining Indra Saleh
Jakarta - Ketua Majelis Nasional Partai Nasdem, Surya Paloh, mengatakan bahwa Sekjen DPR Nining Indra Saleh akan masuk bergabung dengan partainya. Apa alasan Nining bergabung dengan Partai nasDem?

"Ada visi misi yang sesuai dengan apa yang saya inginkan," kata Nining usai pembukaan kongres Partai NasDem, di JCC, Senayan, Jakarta, Jumat (25/1/2013).

Nining enggan merinci lebih jauh visi dan misi apa yang dimaksudkan olehnya. Ia juga terlihat sungkan dan masih tertutup diri soal rencanya bergabung dengan partai nasDem.

"Parpol ini kan hanya wadah bagaimana kita mendarmabaktikan apa yang sudah kita punyai untuk kesejahteraan rakyat semua. Jadi partai apa saja yang silakan yang pasti untuk kesejahteraan rakyat," ucapnya.

Nining menuturkan, dirinya memang sudah berkomunikasi langsung dengan Surya Paloh soal keinginannya gabung dengan Partai nasDem. Namun, ia lagi-lagi belum berani declare soal niatnya itu.

"Ya komunikasi sudah. Tapi sekarang ini hanya undangan," ucapnya.

"Ya (Surya Paloh menyambut baik)," lanjutnya saat ditanya kesan Surya Paloh.

Sebelumnya, Nining memang telah menyatakan minatnya untuk terjun ke partai politik dan terang-terangan ingin maju sebagai calon legislatif. Namun Nining mengaku belum memiliki pilihan partai politik.



Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(bal/fdn)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
58%
Kontra
42%