Detik.com News
Detik.com
Jumat, 25/01/2013 18:13 WIB

Bocah Cabuli Bocah, Polisi: Sebelumnya Pelaku Menonton Video Porno

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Semarang - Siswa SMP di Semarang, Jateng, dilaporkan polisi karena mencabuli bocah berusia 7 tahun. Dari hasil pemeriksaan, sebelum beraksi, pelaku menonton video porno. Menyedihkan!

Kapolrestabes Semarang, Kombes Elan Subilan mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut karena baik pelaku ataupun korban masih di bawah umur. "Faktornya habis menonton video porno. Ini masih kita selidiki secara lebih serius," kata Elan di Mapolrestabes Semarang, Jl Dr Sutomo, Jumat (25/1/2013).

Untuk menangani kasus tersebut, Elan menambahkan, pihaknya bekerjasama dengan Komnas Perlindungan Anak agar tidak keliru dalam memutuskan hukuman yang layak.

"Kami akan perlakukan masalah ini sebaik mungkin karena kami tahu anak-anak ada perlindungan anak. Sebab itu, kami bekerjasama dengan Komnas Perlindungan Anak," tandasnya.

"Kalau untuk dibebaskan, tidak mungkin. Perbuatannya menyakitkan orang lain. Kami akan tangani dengan spesifik supaya tidak ada hak-hak yang terlanggar," imbuh Elan.

Ia mengimbau kepada masyarakat agar lebih mengawasi kegiatan anak-anak agar tidak melakukan perbuatan tidak senonoh. "Kepada orangtua, guru, guru ngaji supaya menjaga anak-anak. Ini pengalaman yang menyakitkan," ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, pelaku mencabuli korban yang masih kelas 1 SD itu, Selasa (22/1) lalu. Pelaku yang duduk di kelas 1 SMP itu tepergok kakak korban dan lari ke rumahnya yang tidak jauh dari lokasi. Ayah korban melaporkan kasus tersebut ke Mapolrestabes Semarang, Kamis (24/1) kemarin.



Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(alg/try)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%