Detik.com News
Detik.com
Jumat, 25/01/2013 15:46 WIB

Ganja Seberat 13,5 Kg Disita Polisi di Jagakarsa

Pandu Triyuda - detikNews
Jakarta - Satuan Narkoba Unit Polres Jakarta Selatan berhasil menangkap bandar ganja di Jagakarsa, Jakarta Selatan. Dari penangkapan tersebut diamankan ganja kering siap edar seberat 13,5 Kg disimpan dalam dua paket.

"Barang bukti yang diamankan berupa ganja seberat 12.630 gram dan 870 gram," ujar Kasubag Humas Polres Jaksel, Kompol Aswin, Jumat (25/1/2013).

Seperti dilansir dari jaksel.metro.polri.go.id, penangkapan ini dilakukan sekitar pukul 09.30 WIB, Selasa (22/13) lalu di rumah tersangka berinisial FR alias IN dekat komplek Yonzikon 13 di Jalan Yon Zikon 13 Gg Satria I RT 013/ RW 003, Srengseng Sawah.

Lanjut Aswin, akan dilakukan transaksi ganja. Petugas langsung bergerak dan berhasil menangkap tersangka beserta barang bukti.

Saat ini tersangka diamankan di Mapolres Jakarta Selatan. Polisi masih menyelidiki adanya kemungkinan bandar besar yang bermain di belakangnya.

"Masih dalam pengembangan," kata Aswin singkat.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(ndu/mok)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%