Detik.com News
Detik.com
Jumat, 25/01/2013 11:51 WIB

PPP: Pasha 'Ungu' dan Nassar 'KDI' Daftar Jadi Caleg

Mulya Nurbilkis - detikNews
PPP: Pasha Ungu dan Nassar KDI Daftar Jadi Caleg
Jakarta - PPP sudah membuka pendaftaran calon legislatif untuk Pemilu 2014. Di antara para pengambil formulir pendaftaran rupanya ada kalangan artis, salah satunya Pasha 'Ungu' dan Nassar 'KDI'.

Ketua DPP PPP Arwani Tomafi mengatakan ada 8 artis yang telah mengambil formulir pendaftaran caleg. Sebagian dari mereka sudah mengembalikan formulir kesanggupan tersebut.

"Pasha, Nassar, yang lainnya nantilah," kata Arwani di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (25/1/2013).

Rencananya, PPP akan menyeleksi mereka dari segi kompetensi. Pada bulan Oktober 2013, hasilnya akan diumumkan ke publik.

"Kita bukan dalam posisi tidak melihat sisi artisnya saja, kita lihat caleg itu meliputi seluruh kompetensi tugas dan kinerja parlemen bidang ekonomi," terangnya.

Sejumlah artis senior juga sudah ada yang mendaftar ke PAN. Ada nama Ikang Fawzi, Dessy Ratnasari dan Marrisa Haque.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(mad/nrl)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Segera Revisi PP Ganti Rugi Salah Tangkap Rp 1 Juta!

Ganti rugi Rp 1 juta bagi korban salah tangkap dinilai sudah tidak layak lagi. Ahli pidana UII Dr Mudzakkir mengatakan PP No 27 Tahun 1983 memuat ketentuan yang sudah tidak sesuai lagi dengan keadaan sekarang. Untuk itu, Dr Mudzakkir mengusulkan PP itu harus diubah dan memasukkan ganti rugi sesuai dengan kurs terkini. Bila Anda setuju dengan usulan Dr Mudzakkir, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%