detikcom
Jumat, 25/01/2013 10:16 WIB

5 'Rayuan Maut' Ahok Ajak Warga 'Transmigrasi' ke Rusun

Hestiana Dharmastuti - detikNews
Index Artikel Ini  Klik "Next" untuk membaca artikel selanjutnya 1 dari 6 Next »
Mengajak warga bantaran kali untuk 'transmigrasi' ke rumah susun (rusun) bukan perkara mudah. Namun, Wagub DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pantang menyerah mempromosikan rusun kepada warga yang jadi langganan korban banjir.

Ahok ingin warga di bantaran kali dan warga korban penggusuran bersedia pindah ke rusun yang telah disiapkan Pemprov DKI antara lain rusun Marunda, Pulogebang dan Pegadungan.

Suami Veronika Tan ini berpendapat menetap di bantaran kali dan waduk Jakarta sangat berbahanya. Kawasan tersebut sejak awal seharusnya dikosongkan dari pemukiman sebab merupakan daerah tangkapan air.

Berbagai strategi dilakukan Ahok agar menarik minat warganya untuk boyongan ke rusun. Kata Ahok, warga yang mengantongi KTP Jakarta dan mau pindah ke rusun tinggal bawa badan saja.

Berikut rayuan Ahok untuk menarik minat warga guna pindah ke rusun:





Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%