Jumat, 25/01/2013 10:16 WIB

5 'Rayuan Maut' Ahok Ajak Warga 'Transmigrasi' ke Rusun

Hestiana Dharmastuti - detikNews
Index Artikel Ini  Klik "Next" untuk membaca artikel selanjutnya 1 dari 6 Next »
Mengajak warga bantaran kali untuk 'transmigrasi' ke rumah susun (rusun) bukan perkara mudah. Namun, Wagub DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pantang menyerah mempromosikan rusun kepada warga yang jadi langganan korban banjir.

Ahok ingin warga di bantaran kali dan warga korban penggusuran bersedia pindah ke rusun yang telah disiapkan Pemprov DKI antara lain rusun Marunda, Pulogebang dan Pegadungan.

Suami Veronika Tan ini berpendapat menetap di bantaran kali dan waduk Jakarta sangat berbahanya. Kawasan tersebut sejak awal seharusnya dikosongkan dari pemukiman sebab merupakan daerah tangkapan air.

Berbagai strategi dilakukan Ahok agar menarik minat warganya untuk boyongan ke rusun. Kata Ahok, warga yang mengantongi KTP Jakarta dan mau pindah ke rusun tinggal bawa badan saja.

Berikut rayuan Ahok untuk menarik minat warga guna pindah ke rusun:




Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
73%
Kontra
27%