detikcom

Jumat, 25/01/2013 10:16 WIB

5 'Rayuan Maut' Ahok Ajak Warga 'Transmigrasi' ke Rusun

Hestiana Dharmastuti - detikNews
Index Artikel Ini  Klik "Next" untuk membaca artikel selanjutnya 1 dari 6 Next »
Mengajak warga bantaran kali untuk 'transmigrasi' ke rumah susun (rusun) bukan perkara mudah. Namun, Wagub DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pantang menyerah mempromosikan rusun kepada warga yang jadi langganan korban banjir.

Ahok ingin warga di bantaran kali dan warga korban penggusuran bersedia pindah ke rusun yang telah disiapkan Pemprov DKI antara lain rusun Marunda, Pulogebang dan Pegadungan.

Suami Veronika Tan ini berpendapat menetap di bantaran kali dan waduk Jakarta sangat berbahanya. Kawasan tersebut sejak awal seharusnya dikosongkan dari pemukiman sebab merupakan daerah tangkapan air.

Berbagai strategi dilakukan Ahok agar menarik minat warganya untuk boyongan ke rusun. Kata Ahok, warga yang mengantongi KTP Jakarta dan mau pindah ke rusun tinggal bawa badan saja.

Berikut rayuan Ahok untuk menarik minat warga guna pindah ke rusun:




Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
0%
Kontra
100%