Jumat, 25/01/2013 05:36 WIB

Pengedar Sabu 300 Gram Ditangkap Polisi di Makassar

Muhammad Nur Abdurrahman - detikNews
Jakarta - Satuan Narkoba Polrestabes Makassar berhasil mengungkap peredaran narkoba antar kabupaten dengan barang bukti Sabu seberat 300 gram. Kasat Narkoba Polrestabes AKBP Ucuk Supriyadi menyebutkan pihaknya berhasil mengamankan 5 orang.

Polisi juga menyita barang bukti Sabu 300 gram dari hasil pengembangan di tiga tempat, yakni di Makassar, di Kab. Pinrang dan Kab. Sidrap.

"Hari senin kemarin, sekitar pukul 23.00 Wita, dua pria diamankan aparat Polsek Rappocini di jalan Pelita Raya, Makassar, yakni Hamzah dan Rasyid dengan barang bukti Sabu 0,5 gram, setelah diinterogasi keduanya menunjuk Andi Rusdin yang ditangkap di BTN Bumi Tirta Makassar dengan barang bukti Sabu seberat 100 gram," ujar Ucuk saat jumpa pers di Mapolrestabes Makassar, kamis malam (24/1/2013),

Setelah anggota tim khusus Satnarkoba Polrestabes Makassar menangkap Andi Rusdin yang merupakan bandar asal dari Kab. Pinrang ini, pihaknya kemudian melakukan pengembangan dengan menangkap Andi Suharto dan Andi Parenrengi di Kab. Sidrap. Setelah keduanya diinterogasi, polisi kemudian memburu pria bernama Ollo di Kab. Sidrap. Saat digrebek di rumahnya, Ollo sudah kabur duluan.

Karena tidak mendapat hasil di Kab. Sidrap, anggota Satnarkoba kembali menginterogasi Andi Rusdin dan akhirnya berhasil meringkus Erik alias Syahrul dengan barang bukti Sabu seberat 200 gram di Mall Panakukang, Makassar. Erik merupakan bandar Sabu asal Malaysia dan anggota sindikat jaringan narkoba internasional.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(mna/rvk)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%