detikcom
Kamis, 24/01/2013 20:41 WIB

Rem Blong, Truk Fuso Tabrak 21 Kendaraan di Sumedang

Rivki - detikNews
Truk Fuso Tabrak 21 Kendaraan/ Detikcom
Jakarta - Sebuah truk Fuso menabrak 21 kendaraan tepatnya di Jalan Raya Cimalaka, Sumedang, Jawa Barat. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Penyebab kecelakaan tersebut dikarenakan rem truk yang blong.

"Kejadian tadi sore sekitar Pukul 17.30 WIB, di Jalan Cimalaka, tepatnya dari arah Cirebon menuju Bandung," kata Kaur Bin Ops Lantas Polres Sumedang, Iptu Umar, saat dikonfirmasi detikcom, Kamis (24/1/2013).

Dia mengatakan, sopir tersebut berhasil kabur dari amukan korban. Umar menambahkan, truk itu menabarak sejumlah angkot, mobil pribadi dan sepeda motor. Akibat kejadian itu, 5 orang mengalami luka ringan.

"Tidak ada korban jiwa tapi ada 5 orang luka ringan. Truk nya sudah kita aman dan sekarang sedang di evakuasi," ucapnya.

Lanjut, Umar menambahkan, arus lalu-lintas di lokasi kejadian masih tersendat. Pasalnya truk Fuso dengan nopol B 9395 WP tersebut masih dievakuasi oleh petugas.

"Kita pakai sistem buka tutup, lalu-lintas masih macet cukup panjang. Untuk mobil-mobil yang ditabrak sudah dievakuasi," tutup Umar.

(rvk/nvc)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
      50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
      Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
      Gb Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
    ProKontra Index »

    Melawan KPK Jadi Bumerang Buat PKS

    PKS melakukan perlawanan ke KPK dengan akan melaporkan penyidik KPK ke Mabes Polri. Menurut konsultan politik Dimas Oky Nugroho dari Akar Rumput Strategic Political Consulting, aksi PKS ini justru akan menjadi bumerang, kehilangan simpati publik. Lebih baik, PKS tak ikut campur dalam kasus Luthfi Hasan Ishaaq. PKS bisa mencontoh partai lainnya bila berhadapan dengan KPK dengan melakukan pembersihan internal. Bila Anda setuju dengan pernyataan Dimas Oky Nugroho, pilih Pro!
    Pro
    46%
    Kontra
    54%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel