Kamis, 24/01/2013 10:34 WIB

Tersandung Korupsi, 2 Wakil Ketua DPRD Riau Di-PAW

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Pekanbaru - Dua Wakil Ketua DPRD Riau akhirnya diajukan diganti oleh partai mereka masing-masing karena dugaan keterlibatan praktik korupsi. Surat Pergantian Antar Waktu (PAW) sudah diterima Ketua DPRD Riau Johar Firdaus dari partainya masing-masing.

Dua anggota DPRD Riau yang di-PAW itu adalah Taufan Andoso dari Fraksi PAN dan Thamsir Rachman dari Fraksi Partai Demokrat.

"Partai yang bersangkutan sudah mengirimkan surat PAW kepada kita. Dan penarikan keduanya oleh partainya masing-masing sudah kita limpahkan ke KPUD Riau," kata Johar kepada detikcom, Kamis (24/1/2013).

Taufan dituntut KPK dengan ancaman penjara 5 tahun dalam kasus suap PON. Sementara Thamsir Rachman telah divonis 8 tahun di Pengadilan Negeri Pekanbaru. Thamsir mantan Bupati Indragiri Hulu (Inhu) Riau ini, melakukan tindak pidana korupsi APBD tahun 2006 saat menjabat.

Menurut Johar, saat ini total anggota DPRD Riau yang di-PAW ada 5 orang. Selain dua unsur pimpinan itu, sebelumnya sudah ada 3 anggota yang juga di rekomendasi untuk di-PAW.

Mereka adalah M Dunir (PKB) dan Faisal Aswan (Golkar) yang keduanya merupakan terpidana kasus korupsi suap PON. Belakangan, Partai Demokrat juga menarik anggota Tengku Azwir yang juga tersandung kasus korupsi saat menjabat di Kabag Keuangan di Pemkab Rokan Hulu (Rohul).

"Semuanya masih dalam proses, nantinya penggantinya akan dilantik secara bersamaan," tutur Johar.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(cha/rmd)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
35%
Kontra
65%