detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Jumat, 18/04/2014 17:42 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Selasa, 22/01/2013 16:55 WIB

Plaza UOB Tak Akan Beri Ganti Rugi pada Mobil yang Terendam 'Tsunami'

Mulya Nurbilkis - detikNews
Jakarta - Pengelola Plaza UOB memastikan tak akan memberikan ganti rugi pada mobil-mobil yang terendam di basement saat banjir melanda pekan lalu. Insiden itu murni akibat bencana, bukan salah pengelola.

"Dari pihak manajemen tidak memberi ganti rugi pada kendaraan atau tenant yang ada di basement karena sudah ada pengumuman dari pemerintah ini adalah bencana, diserahkan pada asuransi masing-masing," kata pengelola gedung, Bangga Nirwan Jaya.

Hal tersebut dia sampaikan di Plaza UIB, Jl MH Thamrin, Jakarta Selatan, Selasa (22/1/2013).

Pihak pengelola gedung saat ini masih mempertimbangkan bantuan jenis lain berupa santunan pada pemilik mobil dan penyewa ruangan. "Tapi itu masih akan dibahas lagi," imbuhnya.

Hingga pukul 16.45 WIB, proses pembersihan basement 2 Plaza UOB masih berlangsung. Sejauh ini ada 27 mobil yang berhasil dievakuasi.

Korban tewas dalam musibah di basement Plaza UOB ada 2 orang, sedangkan 2 orang lainnya selamat setelah lama terendam. Saksi mata menyebut air bah yang datang ke basement pada Kamis 17 Januari bagaikan tsunami. Basement yang terendam ada 4 lantai.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(mad/nrl)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%