Detik.com News
Detik.com

Selasa, 22/01/2013 13:35 WIB

Hari ke-99 Jokowi

Jokowi: Warga Pluit Nggak Mau Dipindah, Malah Dadah-dadah

Salmah Muslimah - detikNews
 Jokowi: Warga Pluit Nggak Mau Dipindah, Malah Dadah-dadah
Jakarta - Gubernur DKI Joko Widodo (Jokowi) kecewa warga Pluit yang kebanjiran tidak mau dipindah. Saat Jokowi mengajak untuk pindah, warga hanya melambai-lambaikan tangan kepada Jokowi.

"Ya sudah saya putar sampai malam kemarin, terus nggak mau pindah malah dadah-dadah. Mereka teriak, Pak Jokowi, Pak Jokowi sambil dadah-dadah gitu," ujar Jokowi sambil menirukan lambaian tangan warga Pluit, di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (22/1/2013).

Sementara itu, untuk menangani banjir, Jokowi akan memilih proposal mengatasi banjir yang berteknologi. Menurut Jokowi, banjir besar pada pekan lalu telah menelan hingga triliunan rupiah.

"Gara-gara banjir kita hilang berapa triliun. Coba jawab berapa? Saya juga belum hitung-hitung, kenapa kita nggak berani memutuskan sesuatu yang besar tapi benar-benar menyelesaikan masalah. Kalau mengeruk sungai itu proyek harian," katanya.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(nik/nrl)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%