detikcom
Selasa, 22/01/2013 12:52 WIB

Istri Max Sopacua Meninggal Dunia

Fajar Pratama - detikNews
Jakarta - Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Max Sopacua tengah berduka. Pria asal Ambon yang juga mantan presenter TVRI ini kehilangan istri tercinta, Tutie Irawaty.

Menurut politisi Demokrat Didi Irawadi, Tutie meninggal dunia pada Selasa (22/1/2013) pagi di RS Abdi Waluyo, Menteng, Jakarta.

"Tapi saya belum tahu sakit atau karena apanya," kata Didi ketika dihubungi detikcom.

Jenazah langsung dibawa ke rumah pribadi Max di Jl Kepatihan II/3 Panaragan, Bogor. "Informasi yang saya dapat, dimakamkannya secara muslim pada hari ini juga," kata Didi.

Max dan Tutie dianugerahi tiga orang anak. Selain rumah di Bogor, Max dan istri selama ini juga menempati rumah dinas di rumah jabatan anggota DPR RI di Ulujami/Pos Pengumben, Jakarta Barat.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(fjr/nrl)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%