Selasa, 22/01/2013 10:22 WIB

Polisi: Korban Perkelahian di Rutan Salemba Ditusuk Kelompok John Kei

E Mei Amelia R - detikNews
Jakarta - Perkelahian antar kelompok napi di Rutan Salemba mengakibatkan seorang mengalami luka tusuk. Polisi menyebut, korban bernama Badri yang berasal dari kelompok Surabaya ditusuk oleh salah satu napi anggota kelompok John Kei.

"Pelaku penusukan atas nama Tuce dari kelompok Jhon Key dan situasi dapat dikendalikan saat itu," jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto melalui pesan singkat kepada wartawan, Selasa (22/1/2013).

Akibat tusukan benda tajam tersebut, Badri mengalami luka tusuk di pinggang sebelah atas. Saat in Badri masih dalam perawatan intensif di RS Polri, Kramatjati, Jakarta Timur.

Dijelaskan Rikwanto, keributan terjadi pada Senin 21 Januari pukul 17.00 WIB Senin (21/1/2013), bermula ketika Tuce Kei mencari seorang napi bernama Imam S Arifin. Namun saat itu Imam tidak dapat ditemui kemudian terjadi perkelahian dengan kelompok Arek Suroboyo.

Perkelahian tersebut membuat Badri mengalami luka tusuk. Beruntung pihak rutan masih bisa melerai perkelahian tersebut sehingga tidak terjadi keributan yang lebih kacau.

Pascakeributan, pihak rutan langsung mengevakuasi 6 napi dari kelompok John Key, temasuk Tuce Key (sebelumnya ditulis 5-red) ke LP Cipinang agar keributan tidak berlanjut.



Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(mei/lh)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Cegah Titipan Proyek, Ahok Minta Rapat dengan DPRD Direkam ke Youtube

PPATK mengungkapkan salah satu modus korupsi di kalangan penyelenggara negara adalah oknum DPRD yang menitipkan proyek-proyek saat pembahasan anggaran dengan Bappeda. Gubernur DKI Ahok ingin bila rapat bersama DPRD direkam dan di-upload ke youtube. Bila DPRD tak mau, maka lebih baik tak usah rapat anggaran. Bila Anda setuju dengan Ahok, pilih Pro!
Pro
80%
Kontra
20%