detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Minggu, 20/04/2014 20:36 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Selasa, 22/01/2013 10:22 WIB

Polisi: Korban Perkelahian di Rutan Salemba Ditusuk Kelompok John Kei

E Mei Amelia R - detikNews
Jakarta - Perkelahian antar kelompok napi di Rutan Salemba mengakibatkan seorang mengalami luka tusuk. Polisi menyebut, korban bernama Badri yang berasal dari kelompok Surabaya ditusuk oleh salah satu napi anggota kelompok John Kei.

"Pelaku penusukan atas nama Tuce dari kelompok Jhon Key dan situasi dapat dikendalikan saat itu," jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto melalui pesan singkat kepada wartawan, Selasa (22/1/2013).

Akibat tusukan benda tajam tersebut, Badri mengalami luka tusuk di pinggang sebelah atas. Saat in Badri masih dalam perawatan intensif di RS Polri, Kramatjati, Jakarta Timur.

Dijelaskan Rikwanto, keributan terjadi pada Senin 21 Januari pukul 17.00 WIB Senin (21/1/2013), bermula ketika Tuce Kei mencari seorang napi bernama Imam S Arifin. Namun saat itu Imam tidak dapat ditemui kemudian terjadi perkelahian dengan kelompok Arek Suroboyo.

Perkelahian tersebut membuat Badri mengalami luka tusuk. Beruntung pihak rutan masih bisa melerai perkelahian tersebut sehingga tidak terjadi keributan yang lebih kacau.

Pascakeributan, pihak rutan langsung mengevakuasi 6 napi dari kelompok John Key, temasuk Tuce Key (sebelumnya ditulis 5-red) ke LP Cipinang agar keributan tidak berlanjut.



Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(mei/lh)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%
MustRead close