Detik.com News
Detik.com

Senin, 21/01/2013 16:38 WIB

Kantor Wali Kota Medan Diserang Massa, 1 Anggota Satpol PP Terluka

Khairul Ikhwan - detikNews
Kantor Wali Kota Medan Diserang Massa, 1 Anggota Satpol PP Terluka Foto: khairul ikhwan/detikcom
Medan - Seorang anggota Satpol PP terluka akibat dipukuli massa yang menyerang Kantor Wali Kota Medan, Senin (21/1/2013) sore. Korban segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan.

Fahmi Ramadhan (30) yang bertugas di pintu masuk utama bagian dalam kantor wali kota menderita luka di bagian kepala. Dia tidak sempat menyelamatkan diri ketika puluhan orang berupaya merangsek ke dalam kantor yang berada di Jl. Kapten Maulana Lubis tersebut.

"Saat kejadian Fahmi sedang berjaga, dia langsung dipukuli para pelaku," kata Surya Syahputra, komandan regu jaga Kantor Wali Kota Medan.

Korban Fahmi segera dibawa ke klinik yang berada di dalam kantor wali kota, Jl. Kapten Maulana Lubis untuk mendapat perawatan awal. Seterusnya dibawa ke Rumah Sakit Islam (RSI) Malahayati, Jl. Diponegoro, Medan untuk mendapat penanganan medis lanjutan.

Penyerangan itu dilakukan puluhan orang sekitar pukul 14.45 WIB. Massa datang dengan menggunakan sepeda motor dan langsung menumbangkan pagar depan, melemparkan batu ke arah bangunan kantor walikota hingga kaca-kaca berpecahan, merusak pot bunga, billboard running text, serta lampu taman dan papan penunjuk arah.

Aksi anarkis ini diduga buntut atas kasus pemukulan yang dilakukan anggota Satpol PP terhadap ketua DPC partai, HJH. Pemukulan itu terjadi saat penggusuran bangunan liar di Jl. Karya Wisata, Medan Johor, Medan, Senin (21/1/2013) pagi. HJH yang berada di lokasi untuk membantu kerabatnya yang akan digusur di situ, dan terlibat bentrok dengan Satpol PP.

Polisi dan berbagai pihak yang terlibat belum bisa dikonfirmasi kejadian ini.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(rul/try)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/05/2015 20:11 WIB
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli Ada yang menilai kurang moncernya kinerja tim ekonomi saat ini tak lepas dari kurang optimalnya peran Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Andrinof Chaniago. Kepala Bappenas itu juga dituding banyak memangkas program-program unggulan Presiden Joko Widodo yang tertuang dalam Nawa Cita.
ProKontra Index »

Ayah Pemerkosa Putri Kandung dan Bunuh 4 Anaknya Layak Dihukum Mati!

Sadriansyah, warga Sungai Kunjang, Samarinda, Kaltim tega memperkosa putri kandungnya dan membunuh 4 anak-anak sendiri saat masih kecil. Anggota Komisi VIII DPR Maman Imanulhaq berpendapat, Sadriansyah pantas dihukum mati karena menjadi ayah yang biadab. Bila Anda setuju bahwa hukuman yang setimpal bagi Sadriansyah adalah hukuman mati, pilih Pro!
Pro
90%
Kontra
10%