detikcom
Senin, 21/01/2013 16:31 WIB

Kisah Heroik Penyelamatan Korban 'Tsunami' di Plaza UOB

Danu Damarjati - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Kepanikan dan ketakutan merajai karyawan-karyawan yang terjebak banjir 'tsunami' di basement Plaza UOB pada Kamis 17 Januari. Mereka berlomba dengan maut untuk menyelamatkan diri dengan bantuan tambang dan mengikuti saran 'teriakan' komando untuk berlari ke pintu darurat gedung.

Seorang petugas keamanan yang enggan disebutkan namanya menceritakan karung-karung pasir telah dipasang untuk menahan luapan air di puntu masuk parkir basement, tepatnya di belakang Plaza UOB sebelah timur sejak Kamis 17 Januari sekitar pukul 06.00 WIB. Kendaraan pun telah dilarang parkir di basement mulai pukul 05.30 WIB dan diarahkan ke parkiran atas.

Menurut dia, saat itu hujan deras mengguyur. Air terus bertambah tinggi dan membuat karung-karung pasir jebol dan terhempas.

"Air terus masuk dan di tepian pintu masuk basement saja air sudah sedada. Waktu itu, kita dalam kondisi panik. Kita mencoba menyelamatkan karyawan-karyawan di basement. Mereka sudah kayak berenang. Kita lempar tambang dan menarik mereka satu per satu. Ada 7 orang, saya tidak kenal dan salah satunya perempuan," kata satpam yang mengenakan kaos dan celana serta topi warna biru.

Sedangkan Adam, seorang petugas cleaning service mengaku selamat dari air bah di basement 2 karena mengikuti 'komando' dari salah seorang koordinator dari house keeping Sinergi.

Saat peristiwa yang menelan 2 orang korban tewas itu, Adam sedang berada di lantai 2 basement untuk mengambil tas, jaket serta sepatu miliknya.

"Pagi pukul 10.00 WIB di basement 2, air masih sebetis. Tiba-tiba naik sedengkul dalam waktu 2 menit. Air masuk dari tanjakan. Tanggul pasir jebol," kata Adam yang mengenakan baju seragam bertuliskan UOB warna biru ini. Next

Halaman 1 2

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(aan/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
44%
Kontra
56%