Senin, 21/01/2013 11:10 WIB

4 Isu 'Panas Dalam' Partai NasDem

Rachmadin Ismail - detikNews
Index Artikel Ini  Klik "Next" untuk membaca artikel selanjutnya « Prev 2 dari 5 Next »
'Kudeta' Surya Paloh

Ketua Majelis Nasional Partai Nasional Demokrat (NasDem) Surya Paloh akan dikukuhkan menjadi Ketua Umum Partai NasDem pada kongres 25-26 Januari 2013 mendatang. Dia akan 'mengkudeta' pimpinan Partai NasDem yang sebelumnya dipegang oleh Rio Capella.

Ternyata, tak semua setuju dengan rencana pemindahan tampuk pimpinan ini. Beredar kabar, sebagian pengurus di wilayah tak setuju dengan kepimpinan Paloh. Tak hanya itu, partner Paloh di pusat, Hary Tanoesoedibjo pun belakangan disebut keberatan.

Ketua Bapilu Partai NasDem Ferry Mursyidan Baldan yang juga loyalis Surya Paloh membenarkan isu ini.  Karena itu, Ferry menyebutkan bakal ada langkah tegas terhadap kader yang menolak Surya Paloh. Sebab, pengukuhan sebagai ketua umum sudah tak bisa terbendung lagi. Bos media group itu sudah mengeluarkan modal sangat besar demi NasDem.

"Bahkan pada badan salah satu pesawat pribadinya, ditempel logo Partai NasDem, untuk memberi kebanggaan pada segenap jajaran dan mencerminkan kesiapan Partai NasDem untuk terbang dan menghampiri masyarakat di seluruh pelosok Nusantara," papar Ferry.




Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/08/2014 12:40 WIB
    ANS Kosasih: Fokus Pelayanan Prima TransJ, Kurangi 1 Juta Perjalanan di 2017
    Gb PT Transportasi Jakarta baru saja dibentuk pada Maret 2014 lalu. PT Transportasi Jakarta ini masih mengalami masa transisi dari BLU UP TransJakarta. Fokus mereka menggunakan teknologi untuk meningkatkan pelayanan menjadi prima hingga bisa mengurangi 1 juta perjalanan di tahun 2017 nanti.
ProKontra Index »

Pemprov DKI Larang Aplikasi Taksi Uber

Baru diluncurkan sepekan, aplikasi penghubung taksi Uber langsung mendapat respons negatif dari Pemprov DKI. Alasan pelarangannya, mulai dari tak ada izin, tak ada kantor, tak mengikuti tarif resmi, berpelat hitam sehingga dikhawatirkan merugikan konsumen. Bila Anda setuju dengan Pemprov DKI yang melarang aplikasi taksi Uber, pilih Pro! Bila tidak setuju pelarangan taksi Uber, pilih Kontra!
Pro
90%
Kontra
10%