detikcom
Senin, 21/01/2013 11:10 WIB

4 Isu 'Panas Dalam' Partai NasDem

Rachmadin Ismail - detikNews
Index Artikel Ini  Klik "Next" untuk membaca artikel selanjutnya « Prev 2 dari 5 Next »
'Kudeta' Surya Paloh

Ketua Majelis Nasional Partai Nasional Demokrat (NasDem) Surya Paloh akan dikukuhkan menjadi Ketua Umum Partai NasDem pada kongres 25-26 Januari 2013 mendatang. Dia akan 'mengkudeta' pimpinan Partai NasDem yang sebelumnya dipegang oleh Rio Capella.

Ternyata, tak semua setuju dengan rencana pemindahan tampuk pimpinan ini. Beredar kabar, sebagian pengurus di wilayah tak setuju dengan kepimpinan Paloh. Tak hanya itu, partner Paloh di pusat, Hary Tanoesoedibjo pun belakangan disebut keberatan.

Ketua Bapilu Partai NasDem Ferry Mursyidan Baldan yang juga loyalis Surya Paloh membenarkan isu ini.  Karena itu, Ferry menyebutkan bakal ada langkah tegas terhadap kader yang menolak Surya Paloh. Sebab, pengukuhan sebagai ketua umum sudah tak bisa terbendung lagi. Bos media group itu sudah mengeluarkan modal sangat besar demi NasDem.

"Bahkan pada badan salah satu pesawat pribadinya, ditempel logo Partai NasDem, untuk memberi kebanggaan pada segenap jajaran dan mencerminkan kesiapan Partai NasDem untuk terbang dan menghampiri masyarakat di seluruh pelosok Nusantara," papar Ferry.




Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
58%
Kontra
42%