Minggu, 20/01/2013 17:11 WIB

Hari ke-97 Jokowi

Jokowi Nyemplung Banjir di Muara Angke, Warga Antusias Menyambut

Ahmad Juwari - detikNews
Foto: Ahmad Juwari/dtk
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) mengujungi lokasi posko bantuan banjir di Jl Angke Raya, Muara Angke, Jakarta Barat. Jokowi pun nyemplung ke banjir, kedatangan Jokowi pun disambut antusias warga.

Pantauan detikcom, Jokowi tiba di posko bantuan banjir sekitar pukul 16.45 WIB, Minggu (20/1/2013). Jalan menuju lokasi posko bantuan yang banjir membuat Jokowi menggulung celananya. Jokowi pun nyemplung melewati jalanan yang banjir sebetis.

Air sepanjang jalan yang tergenang keruh dan bau tidak sedap. Namun Jokowi yang mengenakan kemeja putih lengan panjang dan celana hitam pun berjalan dengan santai sembari mengumbar senyum.

Setibanya di posko, Jokowi disambut ratusan warga yang berebut ingin menyalaminya. Beberapa warga bahkan mencium tangan sang gubernur.

Tak hanya warga dewasa, anak-anak kecil pun heboh berebut salaman. Beberapa sampai memanjang pagar rumah untuk melihat Jokowi.

Di belakang rombongan Jokowi, truk Satpol PP menguntit. Truk ini membawa sejumlah bahan bantuan untuk korban banjir.

Jokowi memang berkeliling Jakarta memberikan bantuan ke korban banjir. Pada hari ini Jokowi telah mengunjungi korban banjir di Bidara Cina, menengok evakuasi di basement Plaza UOB, menengok perbaikan tanggul Latuharhary, dan rencananya akan menuju ke Pluit, Jakarta Utara setelah ini.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(van/van)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/08/2014 12:40 WIB
    ANS Kosasih: Fokus Pelayanan Prima TransJ, Kurangi 1 Juta Perjalanan di 2017
    Gb PT Transportasi Jakarta baru saja dibentuk pada Maret 2014 lalu. PT Transportasi Jakarta ini masih mengalami masa transisi dari BLU UP TransJakarta. Fokus mereka menggunakan teknologi untuk meningkatkan pelayanan menjadi prima hingga bisa mengurangi 1 juta perjalanan di tahun 2017 nanti.
ProKontra Index »

Pemprov DKI Larang Aplikasi Taksi Uber

Baru diluncurkan sepekan, aplikasi penghubung taksi Uber langsung mendapat respons negatif dari Pemprov DKI. Alasan pelarangannya, mulai dari tak ada izin, tak ada kantor, tak mengikuti tarif resmi, berpelat hitam sehingga dikhawatirkan merugikan konsumen. Bila Anda setuju dengan Pemprov DKI yang melarang aplikasi taksi Uber, pilih Pro! Bila tidak setuju pelarangan taksi Uber, pilih Kontra!
Pro
90%
Kontra
10%