Sabtu, 19/01/2013 22:41 WIB

Jadi Korban Banjir Pluit, Grace Natalie Ngungsi ke PIK

Indra Subagja - detikNews
Jakarta - Grace Natalie, mantan presenter televisi ternyata juga jadi korban banjir. Rumahnya di Pluit, Jakut tergenang air. Terpaksa dia pun mesti mengungsi.

"Ya ngungsi ke rumah mertua," kata Grace saat berbincang dengan detikcom, Sabtu (19/1/2013).

Grace bercerita, sudah dua hari ini tinggal di rumah mertuanya di Pantai Indah Kapuk. Rumahnya tergenang air.

"Banjir di depan rumah 2 meter, beli makanan mesti pakai perahu," imbuh Grace.

Beruntung mobilnya dan suaminya selamat dari banjir. Air hanya merendam ban mobilnya saja. Rumah dia agak lebih tinggi dari jalan.

Kini rumah yang ditinggali bersama suaminya itu kosong. Banjir di Pluit ini memang tergolong parah. Air menggenang mencapai 2-3 meter.

"Rumahku agak lebih tinggi. Tapi di depan rumah, itu truk tentara saja sampai kelelep," terang Grace.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(ndr/ahy)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%