Detik.com News
Detik.com
Jumat, 18/01/2013 10:54 WIB

Hari ke-95 Jokowi

Tinjau Tanggul Jebol Latuharhary, Djokir Bertemu Jokowi

Fajar Pratama - detikNews
Tinjau Tanggul Jebol Latuharhary, Djokir Bertemu Jokowi Djoko Kirmanto/detikcom
Jakarta - Selain Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi), Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto (Djokir) juga datang mengunjungi tanggul Kanal Banjir Barat yang jebol di Jalan Latuharhary, Jakarta Pusat. Keduanya yang berkunjung dalam waktu bersamaan ini pun sempat mengobrol sambil mengawasi perbaikan tanggul.

Pantauan detikcom, Jumat (18/1/2013), Djoko Kirmanto beserta rombongan tiba di lokasi yang berada di bawah jembatan Kuningan (HR Rasuna Said) ini sekitar pukul 10.10 WIB. Begitu tiba, Djokir dan rombongan langsung meninjau kanal.

Sementara itu, di kejauhan yang berjarak sekitar 25 meter dari lokasi Djokir, terlihat Jokowi yang sedang serius mengawasi perbaikan tanggul yang jebol. Jokowi sendiri sudah berada di lokasi sejak pukul 08.00 WIB setelah sejak semalam memantau perbaikan tanggul.

Setelah selesai meninjau kanal, Djokir yang disertai 15 orang jajarannnya ini mendatangi Jokowi. Keduanya bertegur sapa dan kemudian terlibat pembicaraan. Namun sayangnya, pembicaraan keduanya tidak terdengar jelas oleh wartawan yang ada di lokasi.

Usai mengobrol dengan Jokowi, Djokir sempat ditanya oleh wartawan mengenai koordinasi Kementerian PU dengan Pemprov DKI Jakarta. "Koodinasi dengan Pemprov luar biasa," jawabnya singkat.

Tanggul jebol di Jl Latuharhary menyumbang banjir di kawasan Bundaran HI dan Jl MH Thamrin serta merendam rel kereta api. Semula tanggul jebol selebar 10 meter sekarang melebar menjadi 30 meter.



Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(nvc/nrl)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%