detikcom
Jumat, 18/01/2013 09:23 WIB

Banjir, Lalin Bundaran HI Ke Semanggi Disarankan Lewat Kebon Kacang

Ahmad Toriq - detikNews
Arus lalin mulai padat di Bundaran HI (Toriq/detikcom)
Jakarta - Banjir di ruas Jalan MH Thamrin, tepatnya di halte TransJakarta Losari, Jakarta Pusat, tak kunjung surut. Kendaraan dari Bundaran HI yang hendak menuju Semanggi melewati Jalan Sudirman disarankan untuk mengambil jalur alternatif.

Pantauan detikcom di Bundaran HI, tepatnya di depan Hotel Mandarin Oriental hingga Halte TransJ Tosari ICBC, Jumat (18/1/2013) pukul 09.00 WIB, intensitas kendaraan dari arah Monas menuju Jalan Sudirman makin tinggi.

Air yang menggenang di ruas jalan dari depan hotel Mandarin setinggi 30-80 cm. Paling parah, genangan air yang terdapat di halte Losari. Ruas jalan yang bisa dilalui hanya busway.

Lalin dari Bundaran HI menuju halte tersebut nyaris tak bergerak. Akibatnya antrean kendaraan mengular makin panjang.

"Kendaraan kesulitan melintas di bawah jembatan itu. Airnya di sana sepinggang saya," kata polisi yang bertugas mengatur lalin di Bundaran HI, Aiptu Dennyboy, saat ditemui di lokasi.

Oleh karenanya, dia mengarahkan setiap kendaraan yang hendak melintas untuk melalui jalur alternatif.

"Yang mau ke Semanggi lewat Sudirman bisa lewat Kebon Kacang atau muter lewat Kuningan," ujarnya.

Sementara lalin dari arah sebaliknya, Jalan Sudirman menuju Bundaran HI, kondisinya tak jauh berbeda. Kendaraan tersendat di banjir dekat halte Losari. Selepas halte tersebut lalin mulai lancar.


(trq/fdn)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
      50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
      Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
      Gb Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
    ProKontra Index »

    Melawan KPK Jadi Bumerang Buat PKS

    PKS melakukan perlawanan ke KPK dengan akan melaporkan penyidik KPK ke Mabes Polri. Menurut konsultan politik Dimas Oky Nugroho dari Akar Rumput Strategic Political Consulting, aksi PKS ini justru akan menjadi bumerang, kehilangan simpati publik. Lebih baik, PKS tak ikut campur dalam kasus Luthfi Hasan Ishaaq. PKS bisa mencontoh partai lainnya bila berhadapan dengan KPK dengan melakukan pembersihan internal. Bila Anda setuju dengan pernyataan Dimas Oky Nugroho, pilih Pro!
    Pro
    46%
    Kontra
    54%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel