detikcom
Jumat, 18/01/2013 09:15 WIB

2 Korban 'Tsunami' di Basement Plaza UOB Belum Ditemukan

Ferdinan - detikNews
Jakarta - Hingga saat ini 2 korban terjebak banjir di basement Plaza UOB, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, belum ditemukan. Rencananya pencarian akan dilanjutkan hari ini.

"Korban belum ditemukan, dari kemarin sudah dicari. Nanti kita cek lagi," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Rikwanto, Jumat (18/1/2013).

Kedua korban bernama Hardian dan Eris Eko terjebak di basement 2 sejak pukul 09.30 WIB, Kamis (17/1). Belum diketahui kondisi korban.

Polisi bersikeras jumlah korban yang belum diketemukan ada 2 orang, sedangkan petugas medis Puskesmas Tanah Abang menyatakan jumlahnya ada 4 orang.

Korban selamat bernama Abdul Hakim mengibaratkan banjir di basement tersebut seperti tsunami yang menyeramkan. "Awalnya air masuk biasa setinggi mata kaki. Jadi gedung memasang bak pasir supaya air tidak masuk. Tapi tiba-tiba air masuk sangat kencang seperti tsunami kuat banget, saya langsung terseret dan menabrak mobil-mobil yang masih terparkir," tutur Abdul pada Kamis kemarin.




Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(fdn/nrl)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%
MustRead close