detikcom
Jumat, 18/01/2013 08:49 WIB

Baliho Besar di Jembatan Kuningan Ditahan Crane, Pekerja & TNI Lega

Fajar Pratama - detikNews
Foto: Fajar Pratama/detikcom
Jakarta - Baliho besar di dekat jebolnya tanggul Banjir Kanal Barat (BKT), kawasan Latuharhary, ditahan crane agar tidak jatuh. Para pekerja dan TNI yang bahu-membahu membenahi tanggul jebol, kini lega karena tak khawatir baliho tiba-tiba ambruk.

Baliho itu terletak di Jembatan Kuningan, di ujung Jalan HR Rasuna Said ke arah Menteng. Titik ini hanya berjarak 5 meter dari jebolnya tanggul, tempat pekerja dan TNI bekerja.

"Tengah malam tadi ditahan crane. Lega sekarang," kata salah seorang anggota TNI, Kardiman, sembari bekerja, Jumat (18/1/2013).

Sebelumnya, pondasi baliho sempat terkikis air banjir. Pekerja, TNI, dan warga agak khawatir baliho besar itu lambat laun ambruk.

Pagi ini, pekerja tampak mengangkat batu, pasir, dan kerikil. Mereka berusaha menutup tanggul yang jebol, Kamis (17/1) kemarin. Arus air dari BKT masih cukup deras, meluber kemana-mana.

(try/ndr)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
      50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
      Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
      Gb Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
    ProKontra Index »

    Melawan KPK Jadi Bumerang Buat PKS

    PKS melakukan perlawanan ke KPK dengan akan melaporkan penyidik KPK ke Mabes Polri. Menurut konsultan politik Dimas Oky Nugroho dari Akar Rumput Strategic Political Consulting, aksi PKS ini justru akan menjadi bumerang, kehilangan simpati publik. Lebih baik, PKS tak ikut campur dalam kasus Luthfi Hasan Ishaaq. PKS bisa mencontoh partai lainnya bila berhadapan dengan KPK dengan melakukan pembersihan internal. Bila Anda setuju dengan pernyataan Dimas Oky Nugroho, pilih Pro!
    Pro
    46%
    Kontra
    54%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel